Raja Ampat

Indonesia : Raja Ampat

Tentang


Raja Ampat kini telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang terkenal hingga mancanegara. Keindahan alam bawah laut serta pemandangan alamnya membuat tempat ini selalu ramai oleh wisatawan. Raja Ampat yang berada di Papua ini juga memiliki budaya yang menarik sehingga banyak wisatawan yang tertarik untuk mengenalnya. Raja Ampat, atau Empat Raja, adalah sebuah kepulauan yang terdiri lebih dari 1.847 pulau kecil, atol dan taka. Kepulauan ini secara administrasi termasuk ke dalam Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Kabupaten Raja Ampat merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Sorong dan menjadi salah satu kabupaten baru dari 14 kabupaten baru di Tanah Papua. Ibu kota kabupaten ini adalah Waisai yang berada di Distrik Waigeo Selatan. Jaraknya sekitar 36 mil dari Kota Sorong. Kepulauan Raja Ampat berbatasan langsung dengan wilayah luar negeri. Berada di ujung paling utara dari rangkaian Kepulauan Raja Ampat adalah Pulau Fani yang berbatasan langsung dengan Republik Palau. Adapun batas wilayah Kabupaten Raja Ampat adalah Kabupaten Seram Utara, Provinsi Maluku di sebelah selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara di sebelah barat, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, Provinsi Irian Jaya Barat di sebelah timur dan Republik Federal Palau di sebelah Utara.

Letak Geografis dan Iklim

Kepulauan Raja Ampat adalah rangkaian kepulauan yang terdiri dari empat gugusan pulau yang berada di barat bagian Kepala Burung Pulau Papua. Empat gugusan pulau tersebut merupakan empat pulau terbesar, yaitu Pulau Misool, Pulai Waigeo, Pulau Batanta, dan Pulau Salawati. Pulau terkecilnya adalah Pulau Kofiau. Raja Ampat secara geografis berada pada koordinat 01º15° Lintang Utara-2º15° Lintang Selatan dan 120º10-121º10° Bujur Timur. Raja Ampat beriklim tropis yang lembab dan panas karena letaknya yang berada di bawah garis katulistiwa. Suhu udara tertinggi 30,70C dan suhu terendah 23,60C. Temperatur rata-rata yaitu 27,20C dengan kelembaban udara rata-rata sekitar 87%. Curah hujan terendah terjadi di bulan September sedangkan suhu udara minimum terendah terjadi di bulan Agustus dan Oktober. Suhu tertinggi terjadi di bulan Januari dan September.

Administratif

Luas Kabupaten Raja Ampat berdasarkan data dari BPS Kabupaten Raja Ampat tahun 2018 adalah 67.379,6 km2 yang terdiri dari daratan dan lautan. Luas  daratannya 7 559,6 km2 sedangakan luas lautannya 59.820 km2       dan terbagi menjadi 24 distrik, 117 desa, serta 4 kelurahan.

Daftar Nama-Nama Distrik

  1. Distrik Misool Utara
  2. Distrik Misool Timur
  3. Distrik Misool Selatan
  4. Distrik Misool Barat
  5. Distrik Waigeo Utara
  6. Distrik Waigeo Barat Daratan
  7. Distrik Waigeo Selatan
  8. Distrik Waigeo Timur
  9. Distrik Waigeo Barat Kepulauan
  10. Distrik Salawati Utara
  11. Distrik Salawati Tengah
  12. Distrik Salawati Barat
  13. Distrik Kepulauan Ayau
  14. Distrik Ayau
  15. Distrik Teluk Mayalibit
  16. Distrik Tiplol Mayalibit
  17. Distrik Kofiau
  18. Distrik Meosmanswar
  19. Distrik Batanta Selatan
  20. Distrik Batanta Utara
  21. Distrik Wawarbomi
  22. Distrik Kepulauan Sembilan
  23. Distrik Kota Waisai
  24. Distrik Supnin

Topografi

Sebagai wilayah kepulauan, maka wilayah daratan yang relatif tidak besar. Topografi  daerahnya pada umumnya didominasi oleh wilayah  perbukitan yang terdiri dari hutan alami. Sementara wilayah pesisir pantai mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, contohnya pantai landai berpasir putih dengan terumbu karang yang masih perawan sampai dengan yang sudah rusak, pantai landai berpasir hitam, pantai dalam dan hutan mangrove. Sebagian daerahnya berupa pegunungan dengan daerah lereng-lereng yang curam, di antaranya di Pulau Waigeo, Pulau Batanta, dan Pulau Salawati. Ketinggian daerah pegunungan ini bisa mencapai 100 – 300 mdpl. Umumnya daerah yang memiliki ketinggian di bawah 100 mdpl berada di Pulau Salawati bagian selatan.

Penduduk

Berdasarkan data BPS Kabupaten Raja Ampat tahun 2018, jumlah penduduk Raja Ampat mencapai 47.885 jiwa sedangkan pertumbuhan penduduknya sekitar 1,2 persen. Adapun kepadatan penduduknya berdasarkan data BPS terakhir pada tanggal 22 Februari 2020 adalah 6,33 jiwa/km2. Distribusi penduduk Raja Ampat tersebar di kampung-kampung dan sebagian besar kampung tersebut terletak di tepi pantai baik yang di di pulau-pulau kecil seperti Pulau Gag, Pulau Saonek, Pulau Deer, Pulau Fani atau juga pulau besar seperti Pulau Salawati, Pulau Batanta, Pulau Waigeo maupun Pulau Misool. Mayoritas jumlah penduduk setiap desa masih di bawah 1.000 jiwa. Umumnya masyarakat Kepulauan Raja Ampat merupakan nelayan tradisional yang tinggal di kampung-kampung kecil yang posisinya berjauhan serta berbeda pulau.

Suku asli yang meninggali Raja Ampat yaitu Suku Maya. Kata Maya asalnya dari kata ‘mam’ dan ‘ya’, yang berarti bapa sesungguhnya saya ada. Orang suku maya ini tidak tinggal di tepi pantai. Sebagian besar mereka hidup di hutan dan gunung. Suku lainnya adalah Matbat, Laganyan, Kawei Wawiyai, Wardo, Ambel, dan Usba. Selain itu ada juga penduduk pendatang dari suku Jawa, Minahasa, Bugis, Batak, dan dari Biak yang akhirya tinggal di daerah Raja Ampat. Penduduk Raja Ampat umumnya menganut agama Kristen, Protestan dan Katholik, Islam, Hindu dan Buddha. Sering kali dalam  satu keluarga atau marga ditemui anggota yang memeluk Islam atau Kristen. Hal ini membuat masyarakat Raja Ampat tetap rukun meskipun berbeda keyakinan.

Kekayaan Alam dan Pariwisata

Tidak hanya kekayaan alam bawah lautnya, yang menurut badan Konservasi Internasional mempunyai 75% spesies laut seluruh dunia, Raja Ampat juga rumah bagi 1.511 spesies ikan, 540 jenis karang, dan ribuan biota laut lainnya, mempunyai banyak hal menarik di permukaan lautnya. Di kepulauan ini terdapat banyak sekali pantai-pantai dengan pasir putih yang indah dan tersebar di seluruh kepulauan Raja Ampat. Butiran pasir putih yang terletak di sekitar pantai yang hampir sehalus tepung. Selain itu, Raja Ampat juga mempunyai pulau yang membentuk rangkaian perbukitan yang tinggi. Piaynemo, Teluk Kabui, dan Wayag merupakan perbukitan yang paling terkenal hingga ke mancanegara. Tak hanya itu, di sini juta terdapat hutan tropis yang tidak kalah menariknya, seperti Desa Saporkren dan Desa Sawing Rai yang memberikan pengalaman tak terlupakan menyaksikan burung endemik Cenderawasih dari jarak dekat. Burung Cenderawasih yang sering disebut sebagai burung surga merupakan burung endemik Papua.

Tak hanya keindahan alam, Raja Ampat juga mempunyai beragam kebudayaan dan kesenian yang sangat menarik dan unik. Di Raja Ampat terdapat beberapa desa wisata, di antaranya adalah desa Arborek. Untuk budaya, Raja Ampat memiliki tari Sajojo, tarian Yosim Pancar, tari Selamat Datang, tari Suanggi dan tari Perang. Kuliner asal daerah ini juga unik, seperti papeda khas Raja Ampat, ikan bungkus khas Raja Ampat, martabak sagu, udang selingkuh atau makanan ekstrem seperti cacing laut dan sate ulat sagu.

Akses


Dengan Pesawat

Sekarang sudah tersedia penerbangan langsung menuju Sorong. Tersedia dua jenis pilihan, langsung dan transit. Lama perjalanan untuk  penerbangan langsung dari Jakarta ke Sorong kira-kira empat jam. Sementara penerbangan transit akan memakan waktu lima hingga tujuh jam.

Penerbangan langsung dilayani oleh Air Asia, NAM Air, Xpress Air, Garuda dan Batik Air. Sementara penerbangan transit dilayani oleh Sriwijaya Air, Wings Air, Garuda, Batik Air dan Lion Air. Harga tiket sekali terbang ke Sorong sekitar Rp3 – 8 juta, bergantung pilihan maskapainya.

Dari Sorong, perjalanan dilanjutkan dengan pesawat kecil dan kapal feri. Untuk pesawat menggunakan Susi Air atau Wings air yang melayani penerbangan dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong ke Bandara Marinda Raja Ampat.  Waktu terbang sekitar 30 menit. Untuk Susi Air waktu terbang hanya Senin, Rabu serta Jumat. Sedangkan Wings Air waktu penerbangan tiap hari. Tiket pesawat menuju Raja Ampat tidak bisa dibeli secara online melainkan langsung di bandara Sorong.

 

Bandara Domine Eduard Osok

Remu Selatan, Papua, Kota Sorong, Papua Barat 98412.

No telepon: 0812-8889-6500

 

Bandara Marinda Raja Ampat

Waisai, Waigeo Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat 98482

 

Dengan Kapal Laut

Setibanya di Sorong, terdapat pilihan transportasi ke Raja Ampat, yaitu dengan Kapal Wisata, Kapal Perintis, dan kapal ASDP dengan rute Sorong-Saonek dan Waisai lewat Pelabuhan Rakyat Sorong menuju Pelabuhan Waisai. Pelabuhan tersebut jaraknya sekitar sepuluh menit dari bandara. Jangan lupa untuk memperhatkan jadwal keberangkatan kapal karena kapal tidak berangkat setiap saat.

Kapal feri cepat hanya melayani keberangkatan dua kali sehari dari dan ke Sorong, tiap hari Senin sampai Jumat, pukul 9 pagi dan 2 siang waktu setempat. Untuk hari Sabtu kapal feri berangkat pukul 9 pagi serta 12 siang. Sedangkan kapal feri tidak melakukan penyeberangan tiap hari. Untuk ke Sorong hanya dilakukan tiap hari Selasa dan Kamis pada pukul 2 siang. Harga tiket kapal feri mulai dari Rp100 ribu hingga Rp215 ribu bergantung kelasnya. Tiket kapal bisa dibeli di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Raja Ampat. Nomor telepon yang bisa dihubungi adalah (0411) 402650.

Pelabuhan Sorong

Kampung Baru, Sorong Sub-Distrik, Kota Sorong, Papua Barat

Pelabuhan Waisai Raja Ampat

Jl. Pelabuhan Waisai, Waisai, Waigeo Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, 98482

Transportasi


Angkot, angkuatan umum yang tersedia berdasarkan info bulan September 2019 baru ada 3 unit dan trayeknya  berpusat di Pasar Mbilim Kayam di Kota Waisai. Pusat trayek akan dipindahkan jika Pasar Snonbukor diresmikan. Tarif angkot Rp5.000 per trayek dan masih akan dievaluasi.

Kapal nelayan, speed boat, dan feri, dikarenakan Raja Ampat berupa gugusan pulau-pulau maka alat transportasi yang sering digunakan untuk pindah dari satu pulau ke pulau lain adalah kapal.

Destinasi


Wisata Pulau

Pulau Misool, salah satu pulau besar yang berada di Kepulauan Raja Ampat adalah Pulau Misool. Di tempat ini banyak ditemukan ikan-ikan yang begitu cantik karena Raja Ampat juga masuk dalam daerah segitiga karang dunia. Di sini terdapat Puncak Harfat yang dikenal memiliki pemandangan yang indah. Selain itu ada juga Puncak Love yang dari atas puncaknya wisatawan bisa menyaksikan laguna berbentuk hati.

Pulau Wayag, gugusan pulau berbaris dengan warna hijau yang berpadu dengan birunya air laut yang bersih adalah pemandangan terindah di pulau ini. Tak hanya gugusan pulaunya, keindahan alam bawah laut juga sangat menakjubkan. Tempat ini pun dinobatkan menjadi salah satu dari 10 spot menyelam yang terbaik di Indonesia.

Kepulauan Pianemo, sering kali disebut sebagai miniaturnya Pulau Wayag, Kepulauan Pianemo berada di Distrik Waigeo Barat. Kepualauan ini sudah bisa dikunjungi ini semenjak pagi hari karena banyak speedboat yang beroperasi di Waisai. Wisatawan bisa menyaksikan pemandangan alam yang menakjubkan dari atas bukit karangnya.

Pulau Kri, pulau ini merupakan salah satu spot menyelam yang paling sempurna yang berada di Raja Ampat. Sekali menyelam, wisatawan bisa bertemu dengan 370 lebih spesies ikan. Dunia bawah laut pulau ini memiliki banyak jacks, barakuda, kakap dan batfish yang hidup bersama dengan ikan-ikan kecil. Arus Pulau Kri tidak terlalu kuat selain itu karangnya juga sangat indah.

Pulau Salawati, pulau ini adalah pulau terbesar di Kabupaten Raja Ampat. Pantainya yang berpasir putih adalah daya tarikya. Di pulau ini juga terdapat ikan pelangi yang sangat jarang ditemui di negara lain. Ini menjadi keunikan tersendiri bagi Pulau Salawati. Di sini juga terdapat bangkai kapal-kapal perang peninggalan Perang Dunia II.

Pulau Yenbuba, keindahan laut pulau ini begitu memesona. Wisatawan bisa snorkeling agar bisa menyaksikan sendiri keindahan dunia bawah lautnya. Namun wisatawan harus waspada ketika snorkeling di sini karena arus lautnya sangat kencang meski dari atas terlihat airnya sangat tenang. Tapi jangan khawatir. Cukup ikuti prosedur supaya semuanya aman.

Pulau Rufas, pulau ini merupakan pulau tersembunyi di Raja Ampat. Akan tetapi saat ini sudah banyak turis yang berdatangan ke pulau ini. Pepohonan bakau yang ada di pulau ini merupakan daya tarik tersendiri dari Pulau Rufas. Selain itu, warna air laut di Pulau Rufas berwarna toska cerah serta bersatu dengan pasir putih di salah satu sisinya. Pasir di pulau ini sangat lembut juga ikan-ikan kecil yang jinak dipinggirnya yang akan menyerbu saat diberi makan.

Kepulauan Ayau, tak kalah indahnya dengan pulau lain di Raja Ampat, Kepulauan Ayau banyak disebut-sebut cocok untuk jadi tempat pra wedding. Sayangnya, transportasi untuk menuju ke Kepulauan Ayau, masih cukup sulit. Hanya transportasi laut yang bisa digunakan untuk sampai di sini. Meski sulit, tempat ini banyak diminati oleh wisatawan.

Pasir Timbul Pulau Mansuar, seperti pasir timbul lainnya yang ada di Indonesia, pasir timbul di Pulau Mansuar Raja Ampat pun hanya akan muncul setelah air laut surut. Hamparan pasir di Pulau Mansul ini biasanya muncul di pagi dan sore hari sekitar pukul 4 sore atau pagi pukul 6 pagi. Pasirnya berwarna putih dan halus seperti tepung.  Untuk sampai di sini pengunjung harus naik speedboat.

Wisata Pantai

Pantai Friwen, jaraknya hanya sekitar 30 menit sampai 1 jam dari pulau Waisai sehingga sering menjadi tempat singgahnya para wisatawan. Pantai Friwen kecantikannya masih alalmi. Pasir putih menghiasi pesisir pantai dan pepohonan rindang tumbuh di sini sehingga pengunjung bisa berteduh dengan nyaman. Ombak di pantai ini nyaris tidak terasa karena saking tenangnya. Tak mengherankan jika pantai cocok sekali untuk jadi tempat bersantai.

Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), lebih dikenal dengan nama WTC, pantai ini berbeda dari kebanyakan pantai umumnya. Pantai ini menawarkan liburan yang dengan fasilitas mewah. Di sini terdapat banyak pohon kelapa berdiri menjulang tinggi. Alam di sini masih alami dan asri seingga keindahannya sangat mengagumkan.

Teluk Kabui, banyak yang mengatakan kalau keindahan Teluk Kabui setara dengan pulau Wayan. Terletak di antara Pulau Gam dan Pulau Weigeo, di Teluk Kabui wisatawan bisa menyaksikan tumbuhan hijau yang segar dilihat. Teluk ini juga mempunyai puluhan pulau karang yang tersebar dan sangat cantik. Ukuran pulau karangnya berbeda-beda. Di teluk Kabui wisatawan bisa menyaksikan pantai yang indah yang dihiasai warna biru juga ikan-ikan dalam jumlah banya yang jarang ditemui di perairan mana pun. Teluk Kabui masih cukup bersih sehingga saat berenang, pengunjung bisa melihat pemandangan bawah lautnya yang indah.

Desa Wisata

Kampung Saporkren, kampung ini terletak di barat Pulau Waigeo, di Kabupaten Raja Ampat. Kampung Saporkren berkaitan dengan kawasan konservasi Cagar Alam Waigeo Barat. Kampung ini memiliki keindahan alam yang begitu melimpah dan indah. Bekerja sama dengan Balai Besar KSDA Papua Barat serta Raja Ampat FFI-IP atau Fauna dan Flora International-Indonesia Program, kampung ini dijadikan kampung binaan.  Kampung ini menjadi destinasi ekowisata untuk pengamatan burung cendrawasih bersama dengan wisata laut yang sudah tenar terlebih dahulu. Saporkren juga memiliki pantai yang indah dengan pasir putihnya yang menghampar.

Desa Wisata Arborek, desa ini adalah sebuah desa wisata yang indah yang berada di Papua Barat. Desa ini telah mengembangkan peraturan lokal tentang konservasi laut bebas bebasis kemasyarakatan. Tak hanya itu, desa ini berhasil menjadi juara dalam lomba Desa Provinsi Papua Barat di tahun 2015. Desa ini juga mempunyai reputasi luar biasa yang sudah diakui otoritas lokal dan masyarakat Intenasional.

Desa Sawing Rai, terletak di Pulau Sawing Rai, desa ini sangat cantik dengan pasir putih serta karang-karang lautnya yang nampak dari permukaan. Kegiatan yang paling disukai di desa ini adalah memberi makan ikan. Cukup celupkan tangan yang dilumuri adonan terigu ke pantai maka ikan-ikan akan datang mendekati. Selain melihat beragam jenis ikan, pengunjung juga bisa menyaksikan burung cendrawasih di sini. Pengunjung harus menanjak ke Bukit Manjai, Wawing Rai, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit untuk melihat burung tersebut.

Desa Wisata Sauwandarek, dikenal memiliki keahlian mengayam daun pandan laut, penduduk Desa Wisata Sauwandarek memproduksi anyaman seperti topi dan tas yang cukup ekonomis. Penduduk desa ini sangat ramah dan senang saat menerima kunjungan wisatawan. Saking ramahnya mereka, wisatawan pasti merasa enggan pulang. Di desa ini juga wisatawan bisa menikmati keindahan alam bawah lautnya juga terumbu karangnya yang begitu indah. Selain itu, wisatawan juga bisa bermain dengan anak-anak setempat.

Wisata Alam

Air Terjun Arawai, terletak di Kampung Arawai, Teluk Mayabilit, di Kabupaten Raja Ampat air terjun Arawai sangat indah. Pengunjung dapat berenang di sekitar air terjun dan merasakan kesejukan airnya. Selain itu, pemandangan di sekitarnya juga menakjubkan.

Stasiun Pencucian Paria Manta, jika namanya terdengar itu hanya berupa istilah dari ikan pari manta yang ternyata pesolek. Jadi ikan-ikan pari manta ini suka membersihkan diri mereka berjam-jam. Tak hanya ikan pari, ikan-ikan kecil lain pun sama.

Love pool, tempat ini cukup fenomenal. Di sini terdpat sebuah kolam yang seolah-olah berbentuk hati. Kolam ini juga memiliki air yang jernih, membuat orang tak bisa menahan diri untuk berenang. Selain itu, tempat ini juga bisa jadi tempat foto yang menarik.

Danau Ubur-ubur Lenmakana, jika di tempat lain ubur-ubur dikenal menakutkan karena menyengat, di danau ini ubur-uburnya tidak menyengat seperti yang ada di Danau Kakaban. Karena tak menyengat, pengunjung bisa snorkeling dengan bebas bersama ubur-ubur. Untuk melihat keindahannya, pengunjung harus rela memanjat batu karang dan melewati trek yang lumayan ekstrem.

Harfat Peak, kalau ingin menyaksikan pemandangan Pulau Misool dari atas, kunjungilah Harfat Peak. Meski perjalannnya cukup sulit, banyak wisatawan yang berminat datang ke sini. Sekarang sudah ada anak tangga yang memudahkan perjalanan. Dari puncak ini pengunjung akan menyaksikan pemandangan yang luar biasa.

Yapap, salah satu yang menarik yang ada di Pulau Misool adalah Yapap. Tempat ini seperti dunia lain, potongan surga di bumi. Meskipun untuk sampai ke tempat yang berupa laguna dan karst ini pengunjung harus bersusah payah tapi keindahan yang ditawarkan Yapap sangat luara biasa. Tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Walaupun harga perahu untuk sampai di Yapap cukup mahal, tapi akan sepadan dengan apa yang akan dinikmati di sini, yaitu air yang jernih dan ikan-ikan bisa terlihat jelas. Karena airnya jernih, pengunjung tak perlu dalam-dalam ketika snorkeling.

Aktivitas


Berjalan-jalan, pemandangan daratan Raja Ampat sama menakjubkannya dengan pemandangan bawah laut. Di sana, wisatawan bisa melihat lautan yang berkilau, pulau-pulau kecil yang tersebar, pohon-pohon yang rimbun, dan laguna tersembunyi. Di sana, pengunjung bisa melihat hamparan samudra biru jernih dengan pulau-pulau hijau kecil yang menawan.

Menyelam, untuk menyaksikan keindahan bawah laut di Kepulauan Raja Ampat, wisatawan bisa mencoba menyelam di beberapa spot terbaik. Kurang lebih ada 76 spot menyelam, tapi yang terbaik di antaranya Arborek, Mansuar Island, Mike’s Point, Chicken Reef, dan Blue Magic.

Mendaki, selain jalan-jalan, pemandangan indah Raja Ampat juga menawarkan peluang bagi wisatawan yang mempunyai hobi mendaki atau hiking. Ada beberapa bukit dan tempat hiking hutan untuk dijelajahi. Raja Ampat juga kaya akan margasatwa seperti reptil dan burung. Bersiaplah untuk menyaksikan berbagai spesies eksotis di sepanjang jalan untuk mendaki. Piaynemo salah satu tempat sayang untuk dilewatkan. Saksikan pemandangan menakjubkan dari puncak Pulau Pianemo.

Mengamati Burung-Burung, hal lain yang bisa wisatawan lakukan di Raja Ampat adalah mengamati burung. Raja Ampat juga merupakan rumah dari berbagai spesies eksotis dan endemik. Hewan-hewan endemik ini termasuk Burung Cendrawasih yang cantik. Tempat paling populer di Raja Ampat untuk mengamati burung adalah di Waigeo, Gam, Kri, Mansuar dan Urai.

Mencicipi Makanan Lokal, berada di negara kepulauan, hidangan makanan laut segar menjadi menu yang banyak ditemui di Raja Ampat. Bahkan, ikan bakar yang biasa dikonsumsi bisa sangat berbeda rasanya karena variasi bahan pedas lezat yang digunakan dalam resep lokal. Cobalah papeda yang disajikan dengan sup ikan kuning pedas yang menjadi hidangan populer bagi penduduk setempat.

Mengunjungi Pulau-Pulau Kecil, Kepulauan Raja Ampat mempunyai lebih dari 1.500 pulau kecil. Jika bepergian dengan grup, wisatawan bisa menyewa perahu atau bergabung dengan tur kapal perahu untuk mengunjungi pulau-pulau kecil itu. Tentu tidak semua pulau bisa dikunjungi. Di sana, pengunjung juga bisa menjelajahi pantai atau bersantai di atas kapal. Bahkan, Anda juga bisa tidur di malam hari sambil berbaring di kapal dan melihat bintang-bintang di tengah laut.

Berenang dan Snorkeling, Pemandangan indah bawah laut Raja Ampat sebenarnya dapat ditemukan di setiap kedalaman laut jadi tak perlu harus selalu menyelam. Berenang dan snorkeling bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak bisa menyelam. Bahkan di laut dangkal, pengunjung bisa melihat pemandangan bawah laut Raja Ampat yang menakjubkan. Di antaranya adalah karang yang menawan, bersentuhan dengan ikan eksotis, kura-kura, pari manta dan hewan laut lainnya.

Mengunjungi Desa Wisata, Kepulauan Raja Ampat lebih dari sekedar lanskap bahari yang menakjubkan, kepulauan ini juga memiliki masyarakat dan budaya yang beragam dan memesona. Di sana, wisatawan bisa mengunjungi desa Saporkren atau Arborek untuk melihat sekilas budaya asli, bahasa, adat istiadat, kerajinan tangan, dan banyak lagi. Jangan lupa untuk menyapa orang-orang lokal yang di temui.

Memanjakan Diri, meskipun Raja Ampat baru berkembang, kepulauan ini masih mempunyai banyak pilihan mewah, dari restoran di tepi pantai hingga resor mewah dengan spa dan kursi santai tepi kolam renang yang bergaya. Temukan tempat yang bagus untuk menikmati diri sendiri. Nikmati suasana tenang,  hembusan angin dan pemandangan indah dari surga di bumi ini.

Menikmati Olahraga Air, hamparan lautan di Raja Ampat menjadi tempat yang sempurna untuk berolahraga. Pengunjung bisa mengayuh sendiri melintasi pulau-pulau kecil, sambil menikmati pesona alam tanpa khawatir terkena gelombang besar. Di sisi lain pulau, pengunjung juga bisa berselancar dan atau melakukan kegiatan olahraga air lainnya, seperti kayaking atau wreck-diving.

Belanja, berbelanja suvernir hal yang tak boleh dilewatkan untuk mengingatkan betapa menakjubkannya keindahan Raja Ampat di rumah. Wisatawan bisa membeli gantungan kunci, kain dan alat musik tradisional dan ukiran kayu.

Berjalan di Pulau Pasir Timbul, Pasir Timbul merupakan pulau pasir di tengah lautan yang hanya bisa dilihat beberapa jam sehari, saat air surut. Lokasi pasir timbul terkenal ada di dekat Pulau Mansuar. Jangan lewatkan kesempatan ini! Pengunjung bisa berjalan dengan pasir putih lembut di antara jari-jari kaki sambil dikelilingi oleh laut jernih dengan warna air yang bergradasi. Namun berhati-hatilah, pasir itu bisa sangat panas, jadi gunakan tabir surya.

Memberi makan Ikan di Desa Sawing Rai, untuk mereka yang tidak suka masuk ke dalam air, ada kegiatan tidak perlu basah untuk berinteraksi dengan ikan berwarna-warni di Raja Ampat. Tepatnya di dermaga desa kecil Sawing Rai. Penduduk desa akan membuat campuran tepung yang disukai ikan. Cukup duduk di ujung dermaga dan menyaksikan lusinan kawanan ikan mendekat. Desa ini juga terkenal sebagai tempat untuk menyaksikan burung Cenderawasih yang ikonik. Jadi jika sudah bosan dengan ikan, pengunjung bisa menyaksikan burung Cendrawasih.

Berinteraksi dengan Warga Lokal, penduduk di Raja Ampat terkenal ramah sehingga sangat menyenangkan untuk berinteraksi dengan mereka. Jadi rasakan kehangatan penduduk lokal dengan berinteraksi dengan mereka.

Menikmati Matahari Terbit dan Terbenam, Pantai di Raja Ampat merupakan salah satu tempat yang terbaik untuk menyaksikan sunrise dan sunset. Saksikan warna langit yang memesona bersama dengan birunya air laut yang jernih.

Memancing, selain berenang, menyelam dan snorkeling, Raja Ampat juga tempat yang asyik untuk memancing. Beragam jenis ikan ada di sini. Kalau ingin melepas adrenalin, cobalah kegiatan memancing di laut Raja Ampat.

Belanja


Icon Raja Ampat, toko ini beralamat di Jalan RA Kartini nomor 33, Sorong, Papua Barat. Di sini wisatawan bisa membeli beragam souvenir khas Raja Ampat seperti kaus, tas, topi, tempelan kulkas, gantungan kunci, dan lain-lain.

Toko suvenir di Jalan R.A Kartini, Sorong, Papua Barat, di depan toko Icon Raja Ampat, toko ini tak mempunyai nama pasti. Namun, wisatawan bisa menjadikan Toko Suvenir Icon Raja Ampat sebagai patokannya.Toko ini menjual berbagai suvenir yang cukup lengkap, dengan harga yang bervariasi.Umumnya, toko ini menjual beragam kerajinan tangan yang disimpan di etalase, seperti kalung, gelang, dan pajangan meja. Ada juga pakaian khas daerah setempat, kayu hingga akar bahar.

Jalan Sam Ratulangi, Kec. Klasuur Sorong, di sini pengunjung bisa membeli batik khas Papua dengan gaya modern. Jenis batik yang dijual beragam dari tulis sampai batik printing.

Kuliner


Sate Ulat Sagu, salah satu makanan pokok khas warga Papua adalah ulat sagu. Jangan salah, ulat sagu sangat berbeda dan bisa dimakan. Kandungan protein ulat sagu yang tinggi membuat kandungan gizinya sangat bagus. Makanan khas Raja Ampat satu ini cita rasanya khas. Sate berbahan dasar ulat sagu ini tak kalah enak dari sate pada umumnya.

Ikan Bakar Manokwari Khas Raja Ampat, makanan khas Raja Ampat ini berasal dari wilayah Manokwari. Ikan bakar ini mempunyai cita rasa yang tinggi dan tak kalah dengan makanan lain. Bahan baku Ikan Bakar Manokwari yaitu ikan tongkol.

Ikan Bungkus Raja Ampat, sekilas makanan ini mirip dengan ikan bungkus yang biasa dijual, tapi terdapat perbedaan di bahan dasarnya. Ikan bungkus dari Raja Ampat ini berbahan dasar ikan lau yang diberi bermacam bumbu. Pembungkusnya adalah daun salam. Enak sekali menyantap ikan ini dengan nasi.

Papeda Khas Raja Ampat, makanan yang berbahan dasar sagu ini adalah makanan khas Papua juga Kepulauan Raja Ampat. Tekstur papeda lengket seperti lem dan warnanya putih. Rasa papeda yang hambar akan terasa nikmat jika dikonsumsi dengan ikan tongkol atau ikan mubara yang dimasak dengan menggunakan kunyit sehingga menghasilka kuah berwarna kuning.

Martabak Sagu Khas Raja Ampat, penampilan makanan ini berbeda dari kebanyakan martabak yang sering dilihat. Bahan bakunya adalah sabu yang dihaluskan dan dicampur dengan gula merah kemudian digoreng. Rasa martabak sagu manis dan tak kalah enak dari martabak yang sering dikonsumsi.

Udang Selingkuh Khas Raja Ampat, nama makanan ini cuku p unik. Diberi nama udang selingkuh karena udang adalah bahan utama masakan ini. Udan dikenal memiliki capit seperti kepiting, jadi mungkin dijuluki udang yang berselingkuh dengan kepiting. Udang selingkuh sangat populer di daerah Wamena. Udang selingkuh dimasak dengan cara digoreng, direbus, ataupun dibakar.

Sagu Lempeng, makanan berbahan sagu ini dibentuk menjadi sebuah lempengan. Rasanya cukup hambar, tapi untuk menambah rasa bisa dikonsumsi bersama teh atau kopi agar sagu lempeng tak terasa begitu hambar.

Cacing Laut, selain sate ulat sagu, makanan ekstrem lainnya adalah cacing Laut yang banyak diminati di Raja Ampat. Cacing-cacing ini diolah menjadi beragam menu rica-rica balado, goreng kering, dan sate. Meski terasa agak terasa alot, tapi rasanya tetap nikmat.

Penginapan


Pulau Kri dan Pulau Gam, bagi penyuka pantai yang senang bersantai di bawah pohon kelapa dan ber-snorkeling. Di kedua pulau ini terdapat banyak homestay yang juga menawarkan penyelaman.

Dive Resort yang menawarkan diving dan Liveboard, semacam kapal yang ada disesuaikan yang menawarkan perjalanan mengunjungi pulau-pulau yang tersembunyi untuk menyelam yang biasanya berlangsung lebih dari satu malam, seperti Grand Komodo, cocok untuk mereka penyelam serius.

Pulau-pulau di lepas Wasai, tempat ini memiliki pilihan akomodasi dan pusat penyelaman terbanyak dan cocok untuk menekan biaya.

Kri, Gam, Friwen, Mansuar, dan Arborek adalah pulau-pulau yang berjarak 30-60 menit dari Wasai. Jika kamu berkunjung untuk menyelam, Kri dan Arborek memiliki pusat selam dan homestay yang memiliki reputasi baik.

Darurat


Polisi

Polres Raja Ampat

Telp. +62 956 2220

Polisi: 110

 

Rumah Sakit

Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat Waisai

Telp. (0411) 402650 (0411) 402650

 

Rumah-Rumah Sakit di Sorong

Catatan: Rumah sakit ini buka 24 jam sehari.

RSUD Raja Ampat

Telepon : (0951) 3173358

 

Rumah Sakit Waisai

Tel: +62 81344717931

 

Apotik Nadia Clinic

Tel: +62 85314284444

 

Rumah Sakit Sele Be Solu

Tel: +62 951 335955

 

RSUD Sorong

Tel: +62 951 – 321850

 

Rumkital Dr. R. Oetojo

Tel: +62 951-323823

 

Rumah Sakit Op Pertamina

Tel: +62 951 21581

 

Rumah Sakit Mutiara

Tel: +62 951 327433

 

Ambulans: 118

Pemadam Kebakaran: 113

Search and Rescue: 111/115/151

 

Bank BNI

Tel: +62 812 4835591

Sabtu dan Minggu (Tertutup)

 

Marina Express Bahari:

+62 813 5512 9119

+62 812 4467 6123

+62 852 4412 3028

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *