Malang

Indonesia : Malang

Tentang


Ketika membahas Malang, orang akan langsung teringat dengan apel Malang. Selain apelnya, hal unik lainnya yang berkaitan dengan kota apel ini adalah dialek khusus Malang yang disebut boso Walikan atau osob Kiwalan, yaitu pengucapan yang terbalik, contohnya bakso jadi oskab atau Malang jadi ngalam. Kabupaten Malang berada di Provinsi Jawa Timur dan merupakan kabupaten terluas kedua juga kabupaten dengan populasi terbesar di wilayah provinsi tersebut. Menurut sejarahnya, Kabupaten Malang memiliki luas wilayah 3.534,86 km2.

Secara astronomis, Kabupaten Malang berada pada 112o17`10,90“ ̶  112o57`00“ BT,  7o44`55,11“ ̶ 8o26`35,45“ LS. Adapun batas wilayahnya di sebelah utara adalah Kab. Pasuruan dan Kab. Mojokerto, di sebelah timur adalah Kab. Probolinggo dan Kab. Lumajang, sementara sebelah selatan adalah Samudra Indonesia, dan sebelah barat adalah Kab. Blitar dan Kab. Kediri. Kabupaten Malang sebagian besar wilayahnya berada di dataran tinggi ketinggian 440 sampai 667 mdpl. Selama tahun 2008 iklim di kota apel ini rata-rata suhu udaranya tercatat antara 22,7oC – 25,1oC, sementara suhu maksimumnya sampai 32,7oC sedangkan suhu minimumnya adalah 18,4oC. Pada bulan Februari, November dan Desember Malang mengalami curah hujan yang tinggi, sementara di bulan Juni dan September curah hujan di Malang relatif rendah.

Kabupaten Malang terdiri dari daerah dataran rendah, tinggi, perbukitan kapur, Lereng Gunung Kawi-Arjuno yang berada diketinggian 500 – 3.300 mdpl, dan Lereng Tengger-Semeru  dengan ketinggian 500-3.600 mdpl. Malang juga dikelilingi oleh gunung-gunung, seperti di sebelah utara ada Gunung Arjuno (3.399 m) dan Gunung Anjasmoro (2.277 m), di sebelah timur ada Gunung Semeru (3.676 m) dan Gunung Bromo (2.392 m), di sebelah barat ada Gunung Kelud (1.731 m) dan di Selatan ada Gunung Kawi (2.625 m) dan Pegunungan Kapur (650 m). Kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan, 12 kelurahan, dan 378 desa.

Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Malang Oktober 2018, jumlah penduduk kota apel pada tahun 2020 adalah  2.619.975 jiwa. Kepadatan kabupaten ini mencapai 870.59 jiwa per km2 per 20 Oktober 2019. Suku yang mendiami kabupaten ini mayoritas adalah suku Jawa. Suku lain yang berdiam di Malang adalah Tengger, Tionghoa dan lain-lain. Berdasarkan data BPS 2016, agama mayoritas di Kabupaten Malang adalah Islam, yaitu 96.64%, Protestan (2.33%), Katolik (0.53%), Hindu (0.40%), Buddha (0.09%), dan lainnya (0.01%).

Kabupaten Malang memiliki ikon terkenal, yaitu Cucak Ijo. Hewan sejenis burung ini diperkirakan berasal dari daerah Malang Selatan. Burung ini dimunculkan sebagai identitas fauna dari Kabupaten Malang. Sementara maskot floranya adalah Apel Manalagi. Kabupaten ini juga dikenal sebagai destinasi wisata utama Provinsi Jawa Timur. Destinasi wisata terkenal dari Malang, yaitu, Taman Nasional-Bromo-Tengger, Jatim Park beserta Museum Angkut-nya, air terjun yang melegenda, yaitu Coban Rondo, Taman Labirin Coban Rondo, Kebun Teh Wonosari dan Pantai Balekambang. Wisata sejarah yang terkenal di Malang adalah Candi Singosari dan Candi Jago atau Jayaghu.

Berbicara soal Malang pasti tidak akan lepas dari bakso Malang. Bakso khas Malang ini bisa ditemukan tak hanya di Malang tapi di daerah-daerah lain di Indonesia. Ada juga makanan lainnya, seperti tempe mendol, orem-orem, sate landak, Cwie Mie, dan rawon. Sementara destinasi wisata belanja yang terkenal di Malang adalah Pasar Besar yang merupakan pusat grosir kebutuhan primer, Pasar Oro-Oro Dowo, yaitu pasar tradisional tertua yang ada di Malang, Pasar Buku Wilis, Pasar Minggu, Pasar Bunulrejo, Pasar Roma, dan Pasar Splendid.

Akses


Dengan Pesawat

Bandara Abdul Rachmman Saleh terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur atau 17 kilometer arah timur dari pusat Kota Malang. Dengan kendaraan roda empat, Anda dapat mengakses bandara ini dari Kota Malang dalam waktu 30 menit. Belum ada transportasi umum seperti bus ataupun kereta yang dapat mengakses bandara ini. Selain dengan menyewa kendaraan yang ada di luar lokasi bandara, seperti menggunakan fasilitas taksi yang tersedia di area kedatangan. Karena merupakan bagian dari kompleks TNI AU, Bandara Abdul Rachman Saleh tidak memiliki angkot yang melintas pas di depannya. Untuk mendapatkannya, Anda harus berjalan keluar area bandara yang jaraknya 1 sampai 2 kilometer yang dapat memakan waktu selama 15 menit.

Bandara Abdul Rachman Saleh melayani penerbangan dari Jakarta, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar dan Surabaya. Jika Anda akan melakukan penerbangan dari Jakarta, Anda dapat menggunakan layanan maskapai penerbangan Batik Air, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Air, Kal Star Aviation, ataupun Garuda Indonesia. Bila Anda berangkat dari Denpasar, Anda dapat menggunakan Garuda Indonesia atau Wings Air.

Fasilitas yang ada di bandara ini yakni, lantai satu bandara digunakan sebagai ruang check in penumpang, sementara di lantai dua digunakan untuk ruang tunggu penumpang. Di dalam ruang tunggu, tersedia mushola, lounge atau ruang tunggu khusus, toilet, ATM dan berbagai kedai makanan serta area perbelanjaan juga tersedia di sini.

Kontak:

  • Jalan Komodor Udara Abdul Rahman Saleh, Krajan, Bunut Wetan, Kec. Pakis, Malang, Jawa Timur 65154
  • Telepon : +62 341 2992700

Dengan Bus

Bagi Anda yang memiliki waktu cukup banyak dan ingin menikmati perjalanan bisa menggunakan bus. Jika Anda dari Jakarta, tersedia beberapa bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang berangkat dari jakarta menuju Malang. Beberapa busnya antara lain Pahala Kencana, Lorena, Malino, Safari Dharma Raya dan Kramat Djari. Saat tiba di Malang Anda akan berada di Terminal Arjosari yang  berlokasi di Kecamatan Blimbing. Terminal ini merupakan pintu gerbang Kota Malang dari arah utara. Terminal ini melayani angkutan dalam kota, dalam maupun luar provinsi. Terminal ini merupakan penghubung dari terminal-terminal kecil yang ada di wilayah Malang Raya, Blitar, Kediri. Selain itu, ada Terminal Landungsari yang terletak di Kecamatan Lowokwaru. Terminal ini merupakan pintu gerbang Kota Malang dari arah barat. Terminal ini melayani angkutan dalam kota dan dalam provinsi. Terminal ini juga sebagai penghubung dari terminal-terminal kecil yang ada di wilayah Malang Raya, Kediri, Jombang dan Tuban.

Dengan Kereta

Selain menggunakan pesawat, cara kedua tercepat untuk mencapai kota asal apel Malang ini adalah dengan menggunakan kereta. Jika Anda dari luar Malang, bisa naik kereta dengan tujuan Malang dan berhenti di Stasiun Malang. Terkadang stasiun ini disebut sebagai Stasiun Malang Kotabaru dan merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Kiduldalem, Klojen, Malang. Sebagai stasiun kereta api terbesar di Kota Malang. Lokasi stasiun ini sangat strategis karena terletak tidak jauh dari Alun-Alun Bundar, Gedung DPRD Kota Malang, Balai Kota Malang, Pasar Klojen. Selain Stasiun Malang Kotabaru, terdapat stasiun lainnya yakni Stasiun Malang Kotalama. Stasiun ini letaknya paling selatan di Kota Malang. Layanan kereta api pada kedua stasiun tersebut terdiri dari layanan kelas eksekutif, kelas campuran, kelas ekonomi AC premium, kelas ekonomi AC plus, kelas ekonomi AC, lokal ekonomi AC.

Dengan mobil

Jika Anda ingin roadtrip dengan mobil bisa mencoba perjalanan darat Jakarta-Malang dengan melewati dua jalur. Anda bisa lewat Pantura atau jalur selatan. Usahakan Anda melewari Kediri karena akan ada rute dengan pemandnagan yang indah. Dari Kediri, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pare lalu berlanjut ke Kandangan, Pujon, Batu dan sampailah ke Malang. Jika Anda melalui rute ini maka Anda akan melihat banyak pemandangan alam yang indah karena memang belum banyak perumahan di kanan dan kiri jalannya. Jika Anda akan pergi dari Surabaya, untuk menuju Kota Malang dengan melalui jalur utama dapat memerlukan waktu sekitar 3 hingga 4 jam. Untuk menggunakan jalur utama biasanya rutenya Surabaya menuju Sidoarjo dan langsung ke Japanan Pasuruan untuk sampai ke Malang. Saat melalui jalur darat Anda juga bisa mampir untuk sekedar mencicipi makanan-makanan khas Jawa Timur di perjalanan Anda. Sedangkan jika Anda mengambil akses jalan tol, perjalanan akan lebih mudah dan cepat dengan hanya membutuhkan waktu 2  sampai 3 jam.

Transportasi


Transportasi di Malang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan dan dana yang dimiliki. Jika ingin hemat, angkot bisa jadi pilihan. Jika Anda ingin yang lebih praktis, bisa memilih transportasi online. Apabila ingin lebih privat, taksi dapat dijadikan solusi. Anda juga bisa berjalan kaki, bila destinasi yang dituju berjarak cukup dekat dengan penginapan.

Angkot

Terminal di Malang terhubung dengan berbagai angkutan kota. Angkot ini ada dua macam yakni untuk jalur dalam kota dan angkot untuk jalur luar kota. Perbedaannya ada pada kode garis warna, jika angkot dalam kota berwarna biru tua dengan kode garis warna beragam untuk membedakan jalurnya. Sedangkan angkot untuk jalur luar kota (dari Kota Malang ke Kabupaten Malang atau Kota batu) berwarna selain biru tua.

Ojek

Jika Anda terbiasa dengan transportasi berbasis online, di Malang Anda bisa memanfaatkan ojek online untuk bepergian. Selain itu juga masih ada ojek pangkalan.

Taksi

Tersedia jasa taksi yang bisa Anda dapatkan dengan naik secara langsung atau memesan terlebih dahulu. Takdo di Malang cukup sedikit. Hanya ada enam perusahaan taksi yang armadanya mangkal di berbagai lokasi strategis, terutama ruang public dan lokasi wisata. Tiap taksi punya warna yang berbeda sebagai ciri khas agar mudah dikenali oleh pelanggan. Mulai dari warna biru, putih, hijau dan lainnya.

Macito

Macito singkatan dari Malang City Tour Bus merupakan transportasi umum yang dikhususkan untuk pariwisata. Jika Anda hanya punya waktu yang singkat tetapi ingin berkeliling di Kota Malang, bisa naik Macito. Bus dua lantai ini gratis dan bisa menampung hingga 40 penumpang. Rute bus ini dari Balai Kota Malang – Alun Alun merdeka – Jalan Kawi – Jalan Ijen lalu putar balik di Simpang Balapan menuju Balai Kota Malang. Tapi, rute dapat berubah sesuai dengan supir. Bila mau naik, perlu antre di depan Gedung DPRD Kota Malang yang jaraknya dekat dengan Stasiun Kota Malang.

Becak

Walaupun di masa lalu becak digunakan sebagai transportasi umum di Kota Malang yang sering dimanfaatkan oleh masyarakatnya. Kini, becak hanya hadir sebagai moda transportasi wisata saja. Keberadaannya juga sudah tidak banyak dan hanya ada di beberapa titik Kawasan bersejarah Malang, seperti jalan Semeru. Beberapa becak ada yang telah dimodifikasi menjadi becak bermotor atau bentor. Dengan jalur dan jarak yang terbatas, bentor bisa dijumpai di beberapa Kawasan pasar tradisional dan tidak beroperasi di pusat kota, karena adanya larangan dari pemerintah.

Sewa Motor atau Mobil

Jika Anda tidak ingin menggunakan transportasi umum, Anda bisa menyewa motor, atau mobil.

Destinasi


Wisata Pantai

Pantai Banyu Anjlok, di pantai ini terdapat sebuah kolam alami yang terletak di atas air terjun. Keindahan kolam ini bahkan mengalahkan kolam yang ada di hotel bintang 5. Selain itu, pantai ini juga memiliki pemandangan sunset yang mengagumkan.

Pantai Balekambang, pantai yang tidak boleh dilewatkan kalau berkunjung ke Malang ini sering disebut sebagai Tanah Lot-nya Malang karena keberadaan sebuah pura bernama Amerta Jati. Pura ini terletak agak ke tengah laut dan untuk tiba di sini, pengunung harus melewati jembatan dahulu.

Pantai Goa Cina, merupakan pantai eksotis yang memiliki air laut yang jernih. Sayangnya karena ombak di sini merupakan perpaduan 3 arah mata angin, barat, timur, selatan, Pengunjung tidak dapat berenang di sini. Mereka hanya bisa, bermain di tepi pantai saja.

Pantai Kondang Merak, pantai ini terkenal di kalangan para pelancong. Pantai ini memiliki lumut dan terumbu karang yang unik. Selain itu, pengunjung bisa mencoba snorkeling, scuba diving dan mencicipi kuliner.

Pantai Tiga Warna, pantai ini air lautnya terdiri dari 3 warna, yaitu biru, hijau serta putih. Kabarnya warna yang bergradasi ini diakibatkan oleh pembiasan cahaya matahari serta keberadaan vegetasi plankton yang hidup di pantai ini.

Pantai Sendiki, keindahan pantai ini terletak pasir putih dan lanskapnya yang indah. Sayangnya, akses menuju pantai ini cukup sulit dan minim petunjuk. Di sini jarang terlihat pengunjung sehingga pantainya sepi.

Pantai Ngliyep, pantai yang dikelilingi batu karang besar ini memiliki air laut yang bewarna biru kehijauan serta pasir yang berwarna putih. Tak jauh dari Pantai Ngliyep terdapat sebuah bukit yang disebut Gunung Kombang tempat dilaksanakannya ritual pemberian sesajen kepada Ratu Laut Selatan.

Pantai Banyu Meneng, ombak pantai ini cukup tenang sehingga pengunjung bisa snorkeling maupun berenang. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa berkemah di tepi pantainya.

Pantai Watu Leter, merupakan sebuah pantai yang menjadi habitat bagi penyu abu-abu. Pasirnya lembut serta ombaknya yang tenang sehingga bisa dijadikan tempat penakaran penyu. Keberadaan karang menjadi hal yang membuat pantai ini sempurna. Asal-usul pantai ini berasa berasal dari sebuah batuan karang dengan bentuk yang datar. Batu tersebut dalam bahasa Jawa disebut Leter.

Pantai Wedi Awu, pantai yang masih sepi ini merupakan surga bagi para pecinta selancar dari dalam juga luar negeri. Jika berselancar di sini harus hati-hati karena terdapat banyak batuan karang.

Pantai Savana, pantai ini menawarkan keindahan pasir putih, laut yang tenang dan perbukitan hijau yang kontras dengan birunya air laut Samudera hindia. Savana merupakan bagian dari Clungup Mangrove Concervation.

Pantai Teluk Asmoro, pantai ini masih relatif sepi dan di sekelilingnya terdapat pulau-pulau kecil. Banyak pepohonan rindang yang tumbuh di sepanjang bibir pantai yang bisa melindungi pelancong dari panas.

Pantai Telok, pantai ini merupakan hidden paradise di Malang Selatan. Belum banyak orang yang tahu keberadaan pantai di Desa Gajahrejo ini sehingga pantai ini masih alami.

Pantai Mbehi, di pantai ini terdapat sebuah teluk yang bernama teluk bidadari. Objek wisata ini merupakan sebuah ceruk dengan air jernih yang asin di dalamnya. Jika dilihat objek wisata ini mirip dengan Angel’s Billabong yang ada di Bali.

Pantai Gatra, pantai ini memiliki gugusan karang hijau yang berdiri berjajar di dekat tepi pantai. Pantai yang berpasir putih ini suasananya sangat sejuk.

Wisata Alam

Bromo, gunung ini merupakan gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa. Di wilayah gunung ini juga terdapat sebuah suku yang terkenal, yaitu Suku Tengger. Bromo juga mempunyai taman nasional yang bernama Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Objek wisata ini memiliki bermacam-macam flora dan fauna.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, taman nasional ini merupakan salah satu taman nasional yang terbaik di Indonesia. Tempat ini memiliki banyak destinasi wisata menarik, seperti Gunung Bromo, Lautan Pasir Bromo, Gunung Penanjakan, Pasir Berbisik, Savana, Gunung Semeru, Danau Ranu Kumbolo, Air Terjun Madakaripura, Ranu Pane, dan Danau Ranu Regulo.

Gunung Panderman, para pegunung ini cocok untuk pendaki pemula dan sering juga dijadikan tempat latihan dan pemanasan oleh pecinta alam. Tingginya hanya 2.000 mdpl.

Pulau Sempu, dikatakan orang sebagai surga yang tersembunyi yang ada di kota Malang, pulau ini berada kira-kira 75 km dari kota Malang. Untuk sampai ke Pulau Sempu harus menyeberang dari Pantai Sendang dengan menggunakan kapal motor. Saat berkunjung ke pulau ini, pastikan untuk tidak melewatkan kunjungan ke danau Segara Anakan yang indah.

Coban Rondo, dalam bahasa Jawa coban berarti air terjun, sedangkan Rondo artinya janda. Air terjun ini terletak di wilayah pegunungan yang memiliki ketinggian sekitr 1.135 mdpl. Tinggi air terjun ini mencapai 84 meter. Air ini bersumber dari mata air Cemoro Mudo yang terletak di lereng Gunung Kawi.

Pemandian Kalireco, pemandian ini sekaligus sebuah irigasi yang digunakan oleh masyarakat setempat. Karena airnya jernih dan suasananya sejuk, pengunjung mulai berdatangan ke sini. Sayangnya, tempat ini masih belum memiliki fasilitas yang lengkap.

Coban Pelangi, berlokasi di Desa Gubugklakah, Kabupaten Malang, Coban Pelangi mendapatkan namanya karena sering sekali air terjun ini terkena bias warna pelangi. Ketinggian air terjun ini 1.299,5 di kaki Gunung Semeru.

Coban Sewu, terletak di kecamatan Pujon, air terjun ini aksesnya cukup mudah karena masyarakat setempat sudah menyiapkan jalan. Pemandangan air terjun ini sangat memukau sehingga banyak wisatawan yang datang. Di sekitarnya terdapat persawahan dan sungai yang memperindah suasana.

Coban Kedung Malang, objek wisata ini merupakan perpaduan antara air terjun dengan kedung maka orang-orang menyebutnya Air Terjun Kedung Malang. Coban Kedung Malang tingginya kira-kira 20 meter dengan lebar sekitar 25 meter. Kedungnya berapda tepat di bawah air terjun tersebut.

Coban Rais, air terjun ini tingginya kurang lebih 20 meter dan sekelilingnya adalah perbukitan hijau. Selain air terjun, ada juga spot menarik lainnya seperti gardu pandang yang bentuknya seperti hati, hammock warna-warni, dan sepeda kayuh di udara.

Air Terjun Sumber Pitu, karena dianggap mempunyai nilai magis, banyak warga yang mengambil airnya dan dibawa ulang karena mereka menganggap air tersebut suci. Di luar nilai magisnya, air terjun ini mempunyai pemandangan yang indah luar biasa.

Gunung Api Semeru, gunung yang merupakan gunung paling tinggi di Pulau Jawa ini dikenal juga dengan nama Gunung Meru. Puncak Mahameru yang merupakan puncak tertinggi gunung ini tingginya mencapai 3.676 mdpl. Objek wisata terkenal di sini adalah Ranu Kumbolo dan Oro-oro Ombo.

Bukit Cinta, menurut para pengunjung Gunung Bromo, tempat ini merpakan tempat untuk menyaksikan Golden Sunrise. Bukit ini berada di dekat Puncak Pananjakan. Objek wisata ini terdiri dari pepohonan rindang dan semak-semak.

Pasir Berbisik, berada di Gunung Bromo, objek wisata pasir berbisik merupakan sebuah hamparan lautan pasir yang indah dan luas. Letaknya berada di sekitar Kaldera dari Gunung Bromo.

Bukit Teletubies, objek wisata ini berupa padang sabana yang berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pemandangan yang disuguhkan bukit ini adalah hamparan rumput hijau yang luas, ilalang, tumbuhan sejenis pakis, lavender juga rerumputan. Bukit Teletubies nampak seperti dataran tinggi di Skotlandia atau New Zealand.

Kampung Wisata

Kampung Warna-Warni Jodipan, terletak Kecamatan Blimbing, Malang, Kampung Jodipan posisinya berada di bawah jembatan rel kereta api. Sekarang ini kampung tersebut lebih dikenal dengan nama Kampung Pelangi atau warna-warni karena rumah-rumah di sana dicat pakai 17 warna yang cerah.

Desa Wisata Pujon Kidul, tujuan dibuatnya Desa Wisata Pujon Kidul adalah untuk menjadi sarana edukasi bagi penduduk. Desa ini dikelilingi oleh bukit-bukit sehingga udaranya cukup sejuk. Selain itu, ada juga persawahan warga yang menambah indah pemandangan. Kegiatan di desa ini antara lain memetik sayuran, outbond, mengolah susu, menikmati air terjun, dan wisata alam lainnya.

Kampung Tridi, terletak di Kelurahan Kesatrian, Malang, kampung Tridi dibentuk dengan tujuan sama seperti Kampung Wisata Jodipan. Penggagas kampung tersebut adalah Edi Supriyadi atau dikenal juga dengan nama Edi Gimbal. Berkat bantuan dari program CSR salah satu pabrik cat, kampung ini dihias oleh gambar-gambar 3D yang tampak hidup.

Kampoeng Heritage Kajoetangan, destinasi wisata heritage di Malang ini tercatat dalam sejarah era klasik hingga modern. Ciri khas kampung ini adalah arsitektur rumah yang bergaya colonial Belanda. Terdapat 60 rumah tua yang dipasangi plakat informasi mengenai usia rumah hingga pemilik awalnya. Tercatat rumah paling tua dibangun pada 1870.

Wisata Religi

Masjid Tiban, mesjid ini mendapat sorotan karena selain keunikan menaranya tapi juga cerita dibalik pembuatannya. Mesjid dengan 10 lantai ini dikatakan dibuat oleh jin karena penduduk sekitar tak pernah mengetahui pembuatan mesjid yang sebenarnya adalah sebuah pondok pesantren yang dengan nama Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah. Ornamen bangunan ini memperlihatkan perpaduan ornamen khas Turki, Russia, India, hingga Mesir.

Gereja Kayutangan, bangunan ini merupakan penanda bagi Kota Malang dikarenakan keberadaan dua menara milik gereja ini yang berdiri menjulang. Gaya arsitektur gereja ini yaitu Neogothik bernama Gereja Paroki Hati Kudus Yesus. Letak gereja ini ada di sudut persimpangan Jl. Kayutangan.

Klenteng Eng An Kiong, berlokasi di tempat yang sangat  strategis, di Jalan R.E. Martadinata 1, Klenteng Eng An Kiong merupakann klenteng Tri Dharma. Artinya klenteng yang digunakan untuk tempat ibadah bagi para peganut agama Ji (konghuchu), Sik (Buddha), dan Too (Tao). Bentuk bangunannya mirip dengan klenteng yang ada di Cina.

Pura Amerta Jati, disebut sebagai kembarannya Pura Tanah Lot di Bali, Amerta Jadi berada di Pantai Balekambang di atas Pulau Ismoyo. Pura ini merupakan tempat beribadah penganut agama Hindu yang merayaan beragam upacara, seperti Hari Raya Nyepi.

Pesarean Gunung Kawi, tempat ini adalah lokasi pemakaman untuk Kyai Zakaria II yang juga dikenal dengan nama Eyang Djoego. Tempat berziarah ini terkenal hingga ke manca negara. Jaraknya kira-kira 53 menit dari kota Malang. Pesarean Gunung Kawi terkenal sebagai tempat untuk meminta rezeki dan kebanyakan pengunjungnya merupakan masyarakat keturunan Tionghoa. Umumnya peziarah membludak pada Senin Pahing serta Jumat Legi.

GKJW Peniwen, berada di Jalan Raya Peniwen, Desa Peniwen, gereja ini adalah hasil aktivitas pekabaran Injil dari kaum awam dan Perhimpunan Pekabar Injil dari Belanda. Fasad gereja ini memiliki langgam Neo-Gothic sedangkan pintu dan jendelanya memperlihatkan ciri arsitekstur kolonial Belanda sedangkan bagian dalamnya bergaja Joglo Jawa dihiasi ornament dari kayu.

Pura Luhur Giri Arjuno, bangunan ini merupakan tempat ibadah terbesar bagi masyarkat Hindu yang ada di Kota Batu. Pura ini memiliki latar gunung. Area pura ini memiliki luas sekitar 6 ha. Terdapat banyak bangunan bale di pura yang difungsikan untuk ritual.

Pura Luhur Poten,  terletak di tengah lautan pasir di kaki Gunung Bromo. Pura ini jika dilihat dari kejauhan seperti candi dengan perpaduan warna hitam dan abu-abu. Pura ini merupakan tempat ibada sakral bagi masyarakat Suku Tengger yang tinggal di Taman Nasional Bromo. Mereka percaya pura tersebut merupakan kediaman dari perwujudan Dewa Brahma, yaitu Isa Sang Hyang Widhi Wasa.

Wisata Museum

Museum Angkut, destinasi wisata di Kota Batu ini memiliki banyak sekali koleksi alat transportasi yang berasal dari seluruh dunia dari zaman dulu hingga sekarang. Nama Angkut berasal dari kata angkutan atau alat transportasi.

Museum D’Topeng, museum yang merupakan bagian dari Museum Angkut ini berisikan objek yang unik, yaitu karya seni dari beragam daerah di Indonesia. Di sini terdapat artifak seni juga benda-benda seni dengan nilai seni yang tinggi. Seperti namanya, di museum ini terdapat koleksi lebih dari 2000 topeng prasejarah dari seluruh wilayah nusantara.

Museum Satwa, museum ini merupakan bagian dari Jatim Park II yang menyajikan hewan-hewan yang diawetkan serta fosil-fosil purba dari berbagai negara. Semua binatang yang diawetkan bukan hasil perburuan sesuai dengan tujuan pendirian museum ini, yaitu sebagai lembaga untuk konservasi EX-Situ Satwa Liar.

Museum Tubuh, museum ini merupakan museum tubuh manusia pertama yang ada di Indonesia dan bahkan terbesar di wilayah Asia untuk saat ini. Museum ini merupakan tempat wisata edukasi yang menyajikan anatomi tubuh manusia.

Museum Malang Tempo Doeloe, museum yang menggunakan konsep modern ini isinya menampilkan bermaca benda-benda sejarah yang dipakai oleh penduduk Malang zaman dulu.

Museum Brawijaya Malang, museum ini adalah museum yang bertema militer. Di dalamnya terdapat informasi di masa perjuangan Indonesia. Museum ini berfungsi sebagai sarana pendidikan, rekreasi, pembinaan wilayah, penelitian ilmiah, pewarisan nilai-nilai perjuangan 45, dan pembinaan mental untuk TNI dan masyarakat umum.

Wisata Rekreasi

Jatim Park 1, 2 dan 3, Taman Wisata Rekreasi yang berada di Malang ini merupakan salah satu tempat wisata terbaik di Jawa Timur. Jatim Park 1, 2, dan 3 menawarkan beragam jenis wisata dari mulai wisata edukasi hingga wisata hiburan. Jatim Park 1 didesain untuk menjadi sebuah taman bermain modern, sedangkan Jatim Park 2 memiliki hiburan yang berhubungan dengan hewan, di antaranya kebun binatang dengan desain modern dan terbesar di Indonesia dan Museum Satwa. Terakhir, Jatim Park 3, mempersembahkan tempat wisata yang berhubungan dengan kehidupan hewan purba selain tempat wisata yang instagenic dan berhubungan dengan teknologi.

Malang Night Paradise, tempat wisata ini merupakan destinasi wisata keluarga yang memiliki tema glowing atau disebut juga gemerlap. Taman wisata ini merupakan perpaduan antara aspek seni, edukasi juga teknologi. Lampion dan taman dinosaurus adalah konsep yang paling menonjol yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi interaktif.

Labirin Coban Rondo, masih terletak di area wisata Air Terjun Coban Rondo, labirin ini disusun dengan memanfaatkan tanaman hijau yang dibentuk menjadi sebuah dinding dengan tinggi kira-kira dua meter. Bentuk dan tinggi ini membuat pengunjung yang berada di dalamnya merasa sejuk. Meskipun taman ini tidak begitu luas, namun banyak pengunjung yang tersesat di dalamnya.

Taman Selecta, taman bunga ini dibangun pada zaman penjajahan oleh seorang warga Belanda yang bernma Ruyter de Wildt pada tahun 1920 sampai dengan 1928. Dahulu, tempat ini menjadi tempat peristirahatan kesukaan warga Belanda ketika mereka mengunjungi Indonesia. Sekarang ini, Taman Selecta juga dikunjungi wisatawan dari luar negeri seperti, Malaysia, Korea, Belanda, Jepang, Singapura, dan Taiwan. Tempat wisata keluarga ini juga menawarkan wahana lain, di antaranya water boom, kolm renang, taman air Kamandanu, atau sky bridge.

Monumen Tugu, tugu yang sempat hancur saat penjajahan Belanda ini didirikan ulang pada tahun 1950 dan ditempatkan di depan Balai Kota Malang. Kini tugu ini dikelilingi oleh aneka bunga jug ataman hias dan dikenal dengan sebutan Alun-Alun Tugu atau Alun-Alun Bunder.

Wisata Candi

Candi Badut, ditemukan oleh ahli arkeologi pada tahun 1923, Candi Badut disebut juga dengan nama Candi Liswa. Jaraknya dari pusat Kota Malang sekitar 5 km. Candi ini dibangun saat pemerintahan Raja Airlangga. Sebagai peninggalan sejarah yang unik, candi Badut dibangun memakai batu andesit bukannya bata merah seperti candi-candi di Jawa Timur pada umumnya. Ciri khas lainnya adalah pahatan Kalamakara yang terukir di ambang pintunya.

Candi Jago, disebut juga dengan nama Jajaghu yang merupakan bahasa Sanskerta yang artinya “keagungan”, candi ini dibangun untuk menghormati Sri Jaya Wisnuwardhana, yaitu Raja Singasari yang ke IV. Pada tatakan arca terdapat pahatan padma yang menunjukkan hubungan Candi Jago dengan Kerajaan Singosari.

Candi Singosari, dibangun pada permulaan abad ke-14, Candi Singosari dibangun bertepatan dengan upacara Sraddha, yaitu peringatan 12 tahun sesudah meninggalnya Raja Singosari, Kertanegara. Candi yang merupakan peninggalan Kerajaan Singhasari ini adalah bagian dari candi Hindu dan Buddha. Berbentuk bujur sangkar pada bagian bawah serta badan atas candi, Candi Singosari terdiri atas tumpukan batu andesit.

Candi Sumberawan, letaknya di pinggir hutan pinus di lereng Gunung Arjuna yang hanya 6 km dari Candi Singosari, Candi Sumberawan dibangun di awal abad ke-14 sampai 15 Masehi. Ditemukan pertama kali ada tahun 1904 tanpa stupa, candi ini akhirnya dipugar di bagian kaki cadi di tahun 1937. Sumberawan merupakan candi yang membuktika bukti kejayaan Kerajaan Majapahit.

Aktivitas


Menjelajahi pusat kota, pusat Kota Malang tidak terlalu besar sehingga bisa dijelajahi dengan jalan kaki. Coba kunjungi monumen Malang yang terkenal, yaitu Tugu Bundaran. Monumen ini berada persis di seberang bundaran. Dari sini berjalan-jalan di sekitar kota, menikmati hiruk-pikuk kehidupan Kota Malang. Selain tugu, wisatawan bisa mengunjungi Masjid Agung Jami.

Naik 4WD ke Gunung Bromo, sewalah 4WD untuk berwisata ke Gunung Bromo. Menggunakan 4WD adalah salah satu cara yang lebih baik untuk mengakses Gunung Bromo. Perjalanan ini akan membawa wisatawan melewati dataran tinggi dan tanaman hijau dengan pemandangan yang indah.

Menikmati wisata air terjun, Jika kamu seorang pencinta alam dan menikmati beberapa air terjun, Kota Batu di Malang menawarkan beberapa air terjun untuk dikunjungi. Waktu yang dibutuhkan sekitar 45 menit hingga 1 jam berkendara dari Malang. Salah satu yang populer adalah air terjun Coban Rondo, yang terletak di tengah hutan. Datanglah ke sini selama hari kerja untuk menghindari keramaian setempat dan untuk memiliki lebih banyak ruang dan waktu untuk menikmati tempat itu. Air terjun lain yang perlu dicoba adalah Coban Pelangi (pelangi), yang terletak di sebelah timur Malang dan di pinggiran Taman Nasional Bromo Tengger.

Kunjungi Candi-Candi di Malang, Candi Singosari, atau juga dikenal sebagai Singhasari, adalah salah satu candi Hindu-Budha yang terletak di desa Cendirenggo, 10 km dari Malang. Candi ini juga merupakan favorit para wisatawan lokal, kamu akan menemukan banyak dari mereka di sana. Selain Singosari, ada juga Candi Jago, Candi Badut, dan Candi Sumberawan.

Mengunjungi Pasar Tradisional atau Pasar Malam, terdapat beberapa pasar tradisional di Malang yang bisa dikunjungi wisatawan. Yang populer adalah Oro-oro Dowo dan Pasar Besar. Wisatawan bisa berbelanja Anda dapat datang pada siang hari dan berbelanja bersama-sama dengan penduduk setempat untuk mendapatkan produk segar. Jika wisatawn datng adalah orang malam, ada juga pasar malam di Malang di Jalan Kyai Tamin. Pasar ini menawarkan berbagai cenderamata dan penjual makanan lokal.

Mencoba makanan lokal, di Kota Malang terdapat banyak masakan lokal Jawa yang terkenal, dari mulai warung pinggir jalan hingga restoran. Makanan di Malang di antaranya  ikan gurame goreng, sate, urap-urap dan hidangan penutup lokal pisang goreng.

Bersepeda Langit di Coban Rais, Malang yang terkenal dengan wisata alamnya terutama di daerah Batu yang menawarkan banyak objek wisata air terjun atau yang biasa dikenal dengan sebutan “coban”. Salah satunya yang layak untuk dikunjungi adalah Rais Coban. Selain pemandangannya yang indah, Coban Rais juga menyediakan fasilitas bersepeda di atas tali. Wisatawan bisa melihat keindahan bukit sebagai latar belakang air terjun.

Mendaki Gunung Semeru, mendaki Gunung Semeru adalah hal lain yang harus dilakukan di Malang. Semeru ketinggiannya mencapai 3.676 mdpl merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Gunung ini juga salah satu gunung berapi aktif di Indonesia.

Safari Pantai, di Malang terdapat beberapa pantai terindah. Wisatawan bisa menjelajah dari satu pantai ke pantai lainnya dengan nyaman. Beberapa pantai yang tak boleh dilewatkan Pantai Balekambang dengan kuil lautnya yang indah, Pantai Goa Cina dengan formasi pulau-pulau kecil yang menakjubkan, dan Pantai Tiga Warna yang memesona.

Kunjungan ke Desa yang Penuh warna, beberapa tahun yang lalu, perkampungan kumuh di tepi sungai ini diubah menjadi desa pelangi yang indah, dan sejak saat itu tiap dinding sudah berkilauan dengan semburan warna dan sketsa yang menyenangkan dan gambar 3D. Desa warna-warni Jodipan dan Kampung Tridi merupakan pilihan bagi menarik untuk dikunjungi.

Menikmati matahari terbit di Gunung Bromo, gunung berapi ikonik ini adalah salah satu gunung yang paling sering dikunjungi untuk menikmati wisata matahari terbit yang terkenal. Pemandangan paling ikonik, perpaduan warna-warna indah dengan latar belakang kompleks gunung Bromo yang sangat indah. Dari sana, wisatawan dapat melanjutkan mendaki Gunung Bromo sendiri untuk melihat kawah besar dan keajaiban sekitarnya.

Belanja


Pasar Selecta, terletak di taman rekreasi permainan dan pemandian Selecta, pasar ini menyediakan beragam produk sayur-mayur, buah-buahan, souvenir hingga bibit bunga. Harga barang-barangnya terjangkau.

Pasar Besar Malang, pusat perbelanjaan ini kombinasi antara pasar modern dan tradisional. Di pasar ini dijual beragam kebutuhan termasuk baju, produk kecantikan, tas, alat elektronik sampai kebutuhan pokok. Tawar-menawar berlaku di pasar ini.

Pasar Splendid Malang, pasar ini menjual bermacam hewan seperti, burung, kelinci sampai monyet. Dijual juga tanaman hias dan bibitnya.

Kampung Sanam, terletak di wilayah Kelurahan Purwantoro, Kab. Malang. Kampung ini merupakan pusat pembuatan kripik tempe yang terbesar di wilayah Malang.

Pasar Oro-oro Dowo, pasar ini sudah ada semenjak 1932. Produk yang dijual mulai dari jajanan tradisional, kue, buah-buahan hingga sayuran. Harga yang ditawarkan lumayan murah.

Pasar Roma, beragam produk dijual di pasar ini dari mulai barang impor, barang bekas juga barang baru.

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo, tempat ini merupakan salah satu pusat souvenir yang berada di kawasan Dinoyo, Malang. Di sini dijual beragam keramik dengan harga yang murah.

Kuliner


Bakso Malang, salah satu kuliner yang menjadi kota Malang adalah Bakso Malang. Bakso ini bisa dijumpai di berbagai kota di Indonesia. Hidangan ini terdiri dari bakso, tahu putih, kulit tahu, mie, bihun, pangsit isi, dan siomay. Ditambah sambal, mie ini semakin mantap rasanya.

Sate Gebuk, seperti Madura, Malang juga memiliki sate yang bernama sate gebuk. Meski berbahan dasar daging sapi tapi sate ini dibuatnya dengan cara digebuk atau dipukul-pukul dahulu menggunakan kayu supaya dagingnya menjadi empuk. Daging dibakar dan ditambah bumbu kecap yang pedas.

Orem-orem, kudapan khas Malang ini dibuat dari tempe serta tahu. Kedua bahan tersebut dimasak dalam kuah santan dan rempah-rempah. Rasa orem-orem ini pedas dan umumnya disajikan dengan nasi atau potongan lontong. Agar lebih enak bisa ditambahkan ayam goreng, potongan telur rebus juga toge.

Soto Lombok, nama Lombok diambil dari nama warung soto yang berjualan di Jalan Lombok. Seperti soto pada umumnya, soto ini terdiri dari ayam kampung suwir, telur, tauge, kol dan kentang yang disiram dengan kuah soto yang panas. Ditambahkan juga bubuk koya untuk menambah rasa gurih.

Tempe Bungkil, jika tempe umumnya berbahan kedelai, tempe bungkil dibuat dari kacang tanah karenanya makanan ini sering disebut tempe kacang. Di Malang, tempe bungkil umumnya dimasak dengan dibalut tepung berbumbu kemudian digoreng.

Tempe Mendol, kudapan yang dikenal juga dengan nama empe penyet ini merupakan makanan tradisional khas Malang. Bahan dasarnya terbuat dari tempe udah agak kehitaman atau agak basi yang diolah bersama bumbu lain sehingga terasa gurih.

Angsle, sejenis wedang ini merupakan minuman hangat yang terbuat dari jahe, gula Jawa dan serai yang direbus bersama air. Bisa juga ditambahkan kacang tanah sangrai, roti, dan rebusan kacang hijau. Rasanya mirip dengan sekoteng. Yang membedakannya adalah penyajian putu mayang atau petulo, tape singkong, dan ketan putih kukus dalam angsle.

Bakso Bakwan, mirip dengan bakso Malang, hidangan ini berisi bakso goreng, urat, halus, tahu rebus, bakwan rebus serta pangsit. Bakso ini tidak disajikan dengan bihun putih atau mie kuning. Kuahnya adalah kaldu sapi yang gurih.

Cwi Mie, aslinya kuliner ini adalah makanan peranakan Tionghoa. Sekarang ini Cwi mie sudah berganti menjadi pangsit mie karena mie ini selalu disertai pangsit. Cwi mie disajikan bersama dengan siomay, bakso udang goreng, dan tahu isi.

Penginapan


Daerah tempat penginapan dengan harga miring terdapat di daerah-daerah yang tersembunyi tapi ada juga yang terletak di kawasan ramai. Namun untuk mendapatkan harga murah di kawasan ramai harus memesan jauh-jauh hari. Beberapa tempat penginapan murah berada di daerah Malang bagian Selatan tapi menyulitkan saat akan menjelajah dan daerah ini terkenal rawan kejahatan. Untuk di daerah kota, penginapan yang murah terletak di Jalan Dr. Cipto, Jalan Raden Intan, Jalan Kalpataru serta Jalan Letjend S. Parma. Kawasan ini cocok untuk backpacker. Disarankan untuk menginap di daerah kota agar bisa mendapatkan akses yang mudah untuk berjalan-jalan

Darurat


Polisi                                                         110, 366-4442.

Posko Kewaspadaan                                 1223.

Rumah Sakit Umum (Saiful Anwar)        3621014

Ambulace                                                 1185

Pemadam Kebakaran                                3646176

PMI                                                           357111

Rumah Sakit Umum                                 362101

Posko Kewaspadaan                              122

Kereta Api Indonesia (KAI)                 364026

Bandara Abdul Rach. Saleh                 791718

Terminal Arjosari                                  493826

Terminal Landung Sari                        560976

Terminal Hamid Rusdi                        801640

Stasiun Kota Baru                               362208

Stasiun Kota Lama                             366801

Untuk melihat paket wisata Malang, klik di sini.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *