Indonesia : Labuan Bajo

Labuan Bajo dimana

LABUAN BAJO

Tentang


Labuan Bajo dahulunya merupakan sebuah desa nelayan kecil yang kini telah berubah menjadi pusat pariwisata yang sibuk dan ramai sekali. Labuan Bajo berada di 8°30′ Lintang Selatan dan  119°53′ Lintang Timur. Kota kecil ini merupakan Ibukota Kabupaten Manggarai Barat yang berstatus sebagai sebuah kelurahan yang ada di Kecamatan Komodo, yang berbatasan dengan Laut Flores di sebelah utara, Kecamatan Boleng, Sano Nggoang dan Mbeliling di sebelah Timur, Selat Sumba di sebelah Selatan, dan Selat Sape di sebelah Barat. Luas daratan Kabupaten Manggarai Barat sendiri mencapai 2.947,50 km2, sementara luas Kecamatan Komodo mencapai 70.689 km2. Kecamatan Komodo memiliki 19 desa dan kelurahan, di antaranya adalah Keluruahan Labuan Bajo, Desa Komodo, Desa Pantari, Desa Batu Cermin dan lain sebagainya

Jumlah penduduk Labuan Bajo berdasarkan sensus penduduk tahun 2016 adalah 7.360 jiwa sementara kepadatan penduduk Kelurahan Labuan Bajo adalah 669 jiwa per kilometer persegi. Kelurahan Labuan Bajo merupakan pintu gerbang untuk menuju ke tempat wisata terkenal, yaitu Pulau Komodo.

Penduduk asli Labuan Bajo berasal dari Kepulauan Sulu, Filipina Selatan. Mereka berlayar ke daerah Sulawesi sampai ke Nusa Tenggara Timur. Dalam perjalannya, mereka singgah di Labuan Bajo. Kata Labuan Bajo sendiri berasal dari kata Labuan yang berarti pelabuhan atau tempat untuk berlabuh. Sedangkan nama Bajo adalah nama suku itu sendiri yaitu suku Bajo. Jadi suku Bajo bukan merupakan penduduk asli dari etnis Flores melainkan pendatang. Namun justru suku itulah yang menjadi pelopor berdirinya daerah Labuan Bajo. Suku Bajo dengan suku asli Flores saling menghargai sehingga nama Bajo digunakan sebagai nama kelurahan. Keunikan orang Bajo adalah mereka bisa bernafas di air antara 5 sampai 13 menit saat mencari ikan, kepiting, gurita dan lain-lain.

Wisata Labuan Bajo yang kini menjelma menjadi salah satu destinasi favorit di daerah Indonesia Timur, sudah dikenal oleh para pesohor dunia. Sebut saja pesepakbola dari Belanda, Arjen Robben yang bermain di Bayern Munich dan Marcos Llorente, pemain muda Atletico Madrid, Gwyneth Paltrow, aktris Hollywood, dan Valentino Rossi, pembalap MotoGp. Labuan Bajo juga masuk dalam 5 Destinasi Super Prioritas, yaitu program pengembangan pariwisata dari pemerintah pusat. Destinasi terkenal di Labuan Bajo di antaranya, Pulau Komodo, Gili Laba, Pulau Rinca, Pulau Kanawa, Pulau Padar, Batu Cermin, dan Wae Rebo.

Akses


Wisatawan yang hendak berwisata ke Labuan Bajo harus menggunakan serangkaian moda transportasi, guna sampai ke tujuan. Berikut ini beberapa pilihan transportasi yang bisa dipakai untuk menuju Labuan Bajo.

Dengan Pesawat

Dalam perjalanan melalui udara dari penerbangan ke Labuan Bajo akan transit di Bali terlebih dahulu. Adapun lama perjalanan akan ditempuh sekitar 1 jam perjalanan. Ketika sampai, wisatawan akan mendarat di Bandar Udara Komodo yang terletak di kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Indonesia. Bandara ini terletak di Pulau Flores. Adapun maskapai yang melayani rute penerbangan ke bandara ini yaitu, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, AirAsia, Nam Air, Wings Air, Susi Air, TransNusa.

Kontak:

Alamat

Gua Firdaus, Jalan Firdaus, Labuan Bajo, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur 86554.

Dengan Bus

Bagi Anda yang tinggal di Wilayah Indonesia bagian barat untuk sampai ke Labuan Bajo harus melalui Pulau Bali. Setelah itu perjalanan via darat dilanjutkan dari Bali menuju Labuan Bajo menggunakan bus. Bali (Ubung) – Sumbawa Besar bisa menumpang dengan Bus dari Jakarta maupun Surabaya. Dari Sumbawa Besar Anda bisa menggunakan travel (mobil elf) dengan rute Sumbawa Besar – Bima atau dengan bus langsung Sumbawa – Sape. Dari terminal Bima, Anda bisa menumpang bus ukuran kecil untuk melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Sape. Perjalanan kurang lebih ditempuh sekitar 1 jam. Perjalanan darat menggunakan bus memang melewati banyak transit. Sebaiknya sebelum berlibur ke Labuan Bajo wisatawan mengetahui jalur bus dengan benar.

Dengan Kapal

Jika melakukan perjalanan via laut menuju Labuan Bajo haruslah dari Bali terlebih dahulu. Wisatawan dapat menggunakan kapal Pelni yang cukup memakan waktu, yaitu sekitar 36 jam. Untuk penyebrangan Feri dari Sape – Labuan Bajo hanya ada 1 kali dalam sehari, setiap pukul 08.00 wita dengan waktu tempuh 8 jam. Feri dari Sape beroperasi pagi atau sore hari dan keberangkatannya dapat ditunda sewaktu-waktu tergantung kondisi cuaca. Jika Anda berada dari Sulawesi, bisa naik feri dari Pelabuhan Bira (190 km dari Makassar) menuju Labuan Bajo dan bisa memakan waktu lebih dari 1 hari. Dari Bira, wisatawan dapat menumpang kapal feri roro KMP Sangke Palangga. Namun, jadwal keberangkatannya hanya sekali dalam seminggu. Meskipun harga tiketnya lebih murah, mengatur waktu perjalanan akan terasa cukup sulit.

Transportasi


Transportasi

Di kota kecil ini wisatawan bisa hanya dengan berjalan kaki sekitar 10 hingga 15 menit jika penginapan Anda dekat dengan area wisata. Tersedia juga ojek yang bisa mengantarkan kemanapun tujuan wisata Anda di Labuan Bajo.

Angkot

Jika Anda memilih untuk mengelilingi kota kecil ini dengan angkot, di Labuan Bajo angkutan umum sudah tersedia hingga ratusan jumlahnya. Para sopir angkutan umum juga bergantung pada jumlah wisatawan yang mengunjungi Labuan Bajo.

Sewa Kendaraan

Bertumbuhnya pariwisata di Labuan Bajo membuat semakin banyak jasa penyewaan kendaraan. Jenis kendaraan yang ditawarkan pun beragam yaitu motor, mobil hingga bus. Untuk Anda yang ingin berkeliling dengan supir yang sudah berpengalaman dengan medan wilayah Flores yang berkelok-kelok (Labuan Bajo), bisa memilih untuk menggunakan mobil atau bus. Sedangkan jika Anda ingin menikmati pemandangan kota di pinggir laut ini secara lebih cepat, sepeda motor bisa menjadi pilihan yang tepat.

Destinasi


Wisata Alam

Pulau Komodo, terletak di sebelah barat Labuan Bajo, Taman Nasional Komodo ini merupakan habitat alami dari reptil purba, Komodo. Hewan eksotis ini bisa ditemukan di pulau Komodo ataupun pulau Rinca. Selain itu, para pengunjung bisa menyelam dan menikmati indahnya pemandangan bawah air di sekitar pulau.

Pulau Rinca, pulau yang sering disebut RInca kecil ini juga menjadi habitat Komodo. Bahkan di pulau ini, para wisatawan bisa menikmati wisata alam yang lebih nyaman daripada pulau Komodo. Beberapa paket menyelam bisanya menawarkan sensasi menyelam di sekitar pulau RInca. Saat mencapai dermaga pulau ini, terkadang pengunjung akan disambut dengan kehadiran Komodo yang berukuran cukup besar.

Pulau Kalong, daya tarik utama saat berkunjung ke pulau Kalong ini bukan hanya keindahan alamnya yang masih asri, tapi juga kehadiran kelelawar yang beterbangan saat menjelang fajar atau malam hari.

Gua Batu Cermin, keunikan dari gua Batu Cermin adalah penemuan fosil hewan laut yang ditemukan seorang arkeolog Belanda, Theodore Verhoven. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa gua ini dulunya berada di bawah laut. Gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut dulu kala akhirnya membawa gua tersebut naik ke permukaan hingga sekarang.

Pulau Padar, pulau ini adalah pulau ketiga terbesar di Taman Nasional Komodo. Dulunya pulau Padar pernah dihuni oleh Komodo. Tapi kini, para pengunjung bisa mendaki dan menyaksikan pemandangan laut yang luar biasa dari atas bukit. Pulau Padar seringkali menjadi tujuan para fotografer yang ingin mengabadikan keindahannya atau momen saat matahari terbit. Pulau ini juga lebih jarang dikunjungi

Gua istana ular, seperti namanya, gua ini merupakan habitat ratusan ekor ular dengan beragam ukuran dan warna. Untuk menjaga keselamatan para pengunjung, setiap wisatawan yang datang ke tempat ini harus didamping oleh tetua adat yang juga bertindak sebagai pawang. Sebelum memasuki gua istana ular, sang pawang akan melakukan ritual tertentu untuk memastikan keselamatan pengunjung selama berwisata ke dalam gua ini.

Cunca Rami dan Sano Nggoang, Cunca Rami adalah salah satu lokasi wisata paling cantik di Labuan Bajo. Lokasinya berada sekitar 32 Km ke pedalaman Labuan Bajo. Para pengunjung bisa menikmati aliran air yang membentuk beberapa kolam. Di sekitarnya dipenuhi dengan kebun alpukat dan pisang.

Cunca Wulang, pilih objek wisata lain yang bisa dinikmati di Labuan Bajo adalah air terjun Cunca Wulang. Lokasi wisata yang terletak sekitar 26 Km di belahan timur Labuhan Bajo ini menawarkan petualangan seru. Wisatawan bisa berenang di sekitar air terjun atau melompat dari atas tebing di sisi air terjun.

Gunung Mbeliling, dengan ketinggian 1.239 m, Gunung Mbeliling menjadi titik tertinggi di Flores barat. Mulai dari ketinggian 600 m perjalanan ke puncak dan kembali membutuhkan waktu sekitar 5 jam, melewati cagar alam Hutan Mbeliling jalan setapak yang sudah tersedia bagi para pengunjung. Desa inimemiliki tempat yang dapat memberikan informasi, panduan, kuli angkut, peralatan berkemah, dan persediaan bagi  pengunjung yang berencana untuk bermalam di puncak untuk menyaksikan matahari terbit di sekitar Manggarai barat.

Gili Lawa, terletak di sebelah utara pulau Komodo, Gili Lawa merupakan keindahan alam yang masih asri dan belum banyak tersentuh tangan-tangan jahil manusia. Ada dua hal menarik yang bisa dilakukan para pengunjung di Gili Lawa, menjelajahi puncak-puncak bukit dan menikmati pemandangan indahnya. Jika ingin merasakan pengalaman bawah air dengan menyelam atau sekadar snorkeling, Gili Lawa juga terkenal menawarkan keindahan terumbu karangnya.

Pantai Merah, para wisatawan yang ingin menemukan lokasi wisata unik bisa berkunjung langsung ke pantai Merah. Nama ini diberikan karena pasir pantainya yang berwarna kemerahan karena banyaknya koral foramanifera disana.

Wisata Budaya

Wae Rebo (Kampung Todo), Desa Wae Rebo terletak di Kabupaten Manggarai Flores, Nusa Tenggara Timur. Desa ini merupakan satu-satunya desa di kabupaten tersebut yang masih memiliki struktur desa tradisional, termasuk rumah-rumah tradisional berbentuk corong yang disebut rumah Mbaru Niang.

Di desa Wae Rebo ini, terdapat rumah gendang yang dianggap sebagai lambang pemersatu suku dan juga compang, sebuah altar batu yang dipercaya didiami oleh arwah para leluhur. Sayangnya, keberadaan desa tradisional ini terancam karena berkurangnya sumber daya untuk memperbaiki kondisi bangunan yang rusak.

Tarian Caci, jauh di atas bukit Sano Nggoang, terdapat desa Melo yang menjadi asal dari tarian Caci. Tarian ini menampilkan dua suku dari desa terdekat yang mempertemukan dua petarung terbaiknya.

Kedua petarung ini akan bertarung menggunakan cambuk dan perisai sambil menari mengikuti irama dari alat musik tradisional. Selama pertarungan ini, kedua ksatria akan saling menyerang secara bergantian.

Desa Bena, desa tradisional di Ngada ini terbentuk dari batuan megalitik. Pemandangan dan juga sejarahnya yang memukau telah menjadi daya tarik populer bagi para wisatawan yang datang berkunjung. Para pengunjung bisa membeli berbagai cinderamata desa Bane seperti ikat atau parang khas daerah ini.

Wisata bawah air

Pulau Bidadari, Pulau Bidadari Labuan Bajo adalah pulau yang indah dengan pantai berpasir putih yang terletak di jantung Taman Nasional Komodo . Selain itu, pulau ini sangat terkenal dengan air lautnya yang jernih dan ideal untuk menyelam serta snorkeling.

Pulau Sabolo, Pulau Sabolo terletak di utara Labuan Bajo. Sebenarnya ada 2 Pulau Sabolo, yang kecil bernama Sabolo Kecil dan besar disebut Sabolo Besar. Untuk mencapai pulau ini dari Labuan Bajo dibutuhkan sekitar satu jam perjalanan dengan kapal lokal.

Sabolo Kecil dikenal sebagai tempat menyelam dan Sabolo Besar merupakan lokasi terbaik untuk berkemah di pantai. Kedua pulau ini juga menawarkan tempat yang bagus untuk snorkeling. Pantainya cukup panjang sekitar 200 meter. Jadi para pengunjung bisa lebih menikmati jalan-jalan di sepanjang pantai.

Pulau Seraya, terletak di utara Labuan Bajo, sekitar satu jam perjalanan dengan perahu, Pulau Seraya memiliki terumbu karang lepas pantai yang sangat cantik dan tempat yang sempurna untuk bersantai.

Terumbu karang yang ada di pulau Seraya ini menjadi rumah untuk berbagai jenis ikan. Bahkan para pengunjung bisa melihat hiu dan penyu di sebelah utara terumbu karang ini.

Pulau Kanawa, wisata bawah air di pulau Kanawa telah dinominasikan sebagai lokasi snorkeling terbaik di Asia Tenggara. Pulau ini dikelilingi oleh terumbu karang yang dihuni ribuan spesies ikan, penyu, koral, dan juga hiu karang. Jika beruntung, para pengunjung juga bisa menemui ikan pari di sini. Di pulau ini terdapat berbagai fasilitas seperti bungalow, restoran, area nonton di pinggir pantai, dan masih banyak lagi. Karena Kanawa berbatasan langsung dengan Taman Nasional Komodo, para pengunjung bisa langsung taman nasional ini hanya dengan menggunakan perahu kayu.

Pulau Sebayur, pulau kecil ini telah dipilih sebagai salah satu situs terbaik untuk snorkeling dan menyelam. Pulau Sebayur juga terkenal dengan olahraga airnya. Meski begitu, ada banyak hal lain yang bisa dinikmati.

Menyelam memang menjadi daya tarik wisata utama di Pulau Sebayur. Meski begitu, beberapa pengunjung juga suka trekking. Ada beberapa bukit indah di dekat pantai. Pemandangan yang tersaji dari atas bukit ini sangat menakjubkan. Untuk mencapai puncak bukit, wisatawan bisa berjalan kaki.

Karang Makassar (Manta Point), untuk wisatawan yang mencari lokasi menyelam yang menarik di Labuan Bajo, Karang Makassar dapat menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi. Disini para penyelam bisa menyaksikan lusinan ikan pari liar di habitat alaminya. Selain itu, beragam biota laut juga bisa ditemukan di Karang Makassar seperti Kerang raksasa, penyu laut, dan hewan laut lainnya.

Pulau Mangiatan, walau nama resmi pulau ini adalah Mangiatan, namun penduduk lokal sering kali menyebutnya pulau Sembilan. Hal ini karena bentuknya yang mirip angka sembilan jika dilihat dari atas.

Daya tarik utama di pulau Sembilan adalah kolam air asin yang berisi ubur-ubur tanpa sengat. Para pengunjung bisa berenang dengan bebas bersama ubur-ubur ini dengan aman.

Aktivitas


Labuan Bajo dipenuhi dengan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan alam. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Trekking, menjelajahi indahnya alam dan juga melihat hewan eksotis khas Labuan Bajo, Komodo, menjadi hal yang wajib dilakukan. Pulau Komodo dan Pulau Rinca adalah rumah untuk kadal beracun terbesar di dunia ini.

Mendaki, beberapa lokasi di Labuan Bajo menawarkan keindahan alamnya dari ketinggian. Salah satunya adalah Pulau Padar. Pemandangan dari titik tertinggi di pulau ini memberikan pengunjung pemandangan keseluruhan pulau yang dikelilingi lautan berwarna biru kehijauan.

Menyelam/Snorkeling, tak lengkap rasanya jika tidak menjelajahi keindahan alam bawah air di Labuan Bajo. Banyak sekali lokasi menyelam yang menarik untuk dicoba. Salah satu di antaranya adalah Manta Point. Untuk menghindari cuaca buruk, sebaiknya kunjungi kawasan wisata ini di bulan Desember atau Maret.

Bersantai di pantai, di sebelah barat Labuan Bajo terdapat tempat yang sempurna untuk bersantai di tepi pantai dengan pasir yang berwarna merah muda. Di pantai ini, wisatawan dapat menikmati suasana pantai dengan air yang jernih.

Menikmati kuliner laut, sebagai kota pelabuhan dan ibu kota pantai Manggarai Barat, Labuan Bajo juga merupakan pusat pasar ikan. Ada banyak penjual makanan laut di mana Anda dapat memilih berbagai macam ikan bakar dan cumi untuk makan malam Anda.

Menyantap ikan bakar yang baru ditangkap bersama dengan nasi dan sambal (saus pedas) adalah makanan lezat terbaik untuk dinikmati sambil menjelajahi Labuan Bajo.

Mengamati kelelawar, jika Anda ingin merasakan sensasi suasana Taman Jurassic saat senja, maka berlayarlah ke ‘pulau kelelawar’ atau Pulau Kalong. Duduklah dengan santai sambil ditemani minuman favorit dan nikmati kelelawar yang beterbangan di atas Anda.

Pulau tak berpenghuni yang ditumbuhi pohon bakau ini  menawarkan suasana mistis yang kental namun terasa sangat fantastis. Untuk mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan, pastikan untuk datang ketika bulan purnama.

Bermain di air terjun, Labuan Bajo tidak hanya terkenal karena Pulau Komodo atau petualangan bawah laut, tetapi juga air terjun yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Air Terjun Cunca Rami yang menakjubkan.

Jalan setapak sepanjang perjalanan ke air terjun cukup menantang. Jadi persiapkan stamina sebaik mungkin sebelum memulai perjalanan. Jangan lupa untuk menyapa dan berinteraksi dengan penduduk setempat yang ada di sekitar lokasi wisata ini.

Jelajahi gua, cahaya matahari yang mengintip dari langit-langit gua memantul ke bebatuan di bawahnya dan menunjukkan indahnya Gua Batu Cermin. Selain itu, wisatawan juga bisa bertemu dengan kera ekor panjang di sini.

Berkunjung ke danau bawah tanah, sempatkan diri untuk menikmati suasana  di danau bawah tanah Gua Rangko. Jelajahi pesona dalam gua ini dan dapatkan pengalaman unik dalam perjalanan kamu ini. Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah pada tengah hari. Tapi pastikan untuk membawa alat pencahayaan yang cukup agar penjelajahan gua terasa lebih mengasyikkan.

Nikmati budaya lokal, salah satu budaya lokal yang menarik adalah tarian Caci dari desa Melo. Walau perjalanan menuju desa ini cukup menantang, tapi sajian budaya yang didapatkan tidak akan mengecewakan.

Berenang bersama ubur-ubur, hanya satu objek wisata di Labuan Bajo yang memberikan pengalaman unik ini. Kunjungi saja Pulau Sembilan dan rasakan sensasi bersama ubur-ubur biru. Tidak perlu khawatir tersengat karena ubur-ubur di tempat wisata ini tidak memiliki sengat.

Belanja


Kampung Ujung, salah satu tempat wisata kuliner yang terkenal di Labuan Bajo adalah Kampung Ujung yang merupakan pusat kuliner malam kota ini. Pilihan menunya beraneka ragam seperti ikan, udang, cumi, dan kepiting yang disajikan dengan cara direbus, dipanggang, atau digoreng.

Pasar Wae Kesambi, berada dekat dengan objek wisata Gua Batu Cermin, juga Kantor Polres Manggarai Barat, Pasar Wae Kesambi mulai aktivitasnya dari pukul 07.30 pagi. Letak Pasar Wae Kesambi dari Kampung Ujung kurang lebih 15 menit jalan kaki. Menurut penduduk setempat, sebelum pasar dimulai para pedagang akan berdoa terlebih dahulu sebelum mulai beraktivitas. Mereka akan berbaris menuju Gereja. Di pasar ini, pengunjung bisa melihat interaksi penduduk asli dengan pendatang.

Kuliner


Se’i, kuliner ini adalah daging asap. Se’i merupakan makanan khas dari Labuan Bajo yang dibuat dari daging sapi. Daging asap ini dibuat daging sapi yang diproses dengan menggunakan kayu bakar yang diletakkan dengan jarak yang jauh sehingga saat dipanggang tidak terkena lidah api hanya asap panasnya. Kalau sudah disimpan lama, se’i ditumis dengan bunga pepaya juga sayur-mayur yang lain agar terasa gurih.

Jagung Bose, kudapan ini merupakan masakan khas asal Labuan Bajo dengan jagung sebagai bahan utamanya ditambah dengan campuran lain berupa kacang-kacangan, contohnya kacang merah juga kacang tanah. Untuk rasa gurih ditambahkan santan kelapa juga bumbu penyedap. Karena mengandung karbohidrat, jagung bose bisa jadi pengganti nasi.

Jagung Catemak, meskipun kedua makanan ini berbahan dasar jagung, tapi ada perbedaan di antara keduanya. Jagung catemak merupakan hidangan yang berbahan dasar jagung tapi ditambah dengan labu juga kacang hijau. Makanan ini mempunyai rasa asin dan umumnya dihidangkan dengan nasi putih hangat.

Rumpu Rampe, hidangan ini merupakan masakan berbahan bunga pepaya, daun pepaya, buah pepaya muda, jantung pisang, juga daun ubi yang ditumis kemudian ditambah bumbu khas seperti, tomat, udang rebon sangrai, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, juga penyedap rasa lainnya.

Kolo, merupakan nasi bakar yang ditambah bumbu. Proses masaknya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Untuk mendapatkan cita rasa terbaik, cobalah nasi kolo saat masih fresh.

Aneka Seafood, terkenal akan hasil laut, Labuan bajo menawarkan banyak jenis makanan seafood. Pengunjung bisa menikmati beragam seafood, seperti tongkol, udang sampai cumi dengan harga yang terjangkau.

Sambal Ikan Teri, kalau Yogyakarta punya angkringan, Labuan bajo terkenal akan sambel teri yang akan tambah nikmat dimakan dengan nasi bakar Kolo.

Ikan Kuah Asam

Ingin makanan yang segar khas  Labuan Bajo? Gampang, cobalah menu masakan ikan kuah asam. Daging ikannya segar serta rasanya yang asam memuat tubuh fresh kembali.

Penginapan


Jl. Soekarno Hatta merupakan daerah terkenal untuk mencari penginapan dari mulai yang murah hingga yang mahal. Di kawasan ini juga terdapat beragam restoran, dari yang lokal hingga yang barat. Tak hanya itu, ada juga penjual barang-barang kebutuhan sehari-hari, toko alat selam juga agen perjalanan.

Darurat


Telepon Darurat: 112

Rumah Sakit

Puskesmas Pelabuhan Bajo

Jl. Prof. Dr. WZ. Yohanes

(0385) 41114

Klinik ST. Yoseph Labuan Bajo

Wae Kelambu, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT

0853-3904-2200

RSUD Ruteng

Jl. Dr. Soetomo no.1, Watu, Langke Rembong, Ruteng, Nusa Tenggara Timur

0852-7160-8882

Siloam Hospitals

Jl. Gabriel Gampur, RT.013 RW.005 Kec. Komodo Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, 86754

Phone (0385) 238 1900

Emergency 1-500-911

 

Ambulans

Ambulans: 118

Ambulans RS. Siloam: 1500911

 

Kepolisian

Nomor Polisi 110

Polres Manggarai Barat

Labuanbajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia 86754

0821-4603-1430

 

Pemadam Kebakaran: 113

Pencarian dan Penyelamatan/SAR: 111/115/151

 

Taksi

Blue Bird  (0370) 627000

Express (0370) 6359689

 

Pusat Informasi Wisata

Jl. Mutiara, Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat Regency, East Nusa Tenggara.

(+62 361) 271145

 

Banks

BRI – Jl. Soekarno, (+62 385) 41054

BNI – Jl. Soekarno, (+62 385) 41372or (+62 385) 41046

 

Bandar Udara

Bandara Komodo – Jl. Eltari, Labuan Bajo.

(0853) 41132

wisata Labuan Bajo

Untuk melihat paket wisata Labuan Bajo, klik di sini.