Danau Toba

Indonesia : Danau Toba

Tentang


Jika membahas Toba, orang langsung akan teringat dengan Danau Toba dan Pulau Samosir. Keduanya merupakan destinasi wisata yang sangat terkenal tak hanya di Provinsi Sumatera Utara dan Indonesia tapi juga hingga ke mancanegara. Danau Toba yang dikelilingi oleh 7 kabupaten, yaitu Kabupaten Toba (dulu Toba Samosir), Samosir, Tapanuli Utara, Karo, Dairi, dan Humbang Hasundutan, merupakan salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah. Ukuran panjang Danau Toba sekitar 100 kilometer dan lebarnya sekitar 30 kilometer. Dengan ukurannya itu tak mengherankan jika danau ini berada dalam daftar 50 danau terbesar di dunia. Adapun luasnya sekitar 1.145 km2 sehingga akses dari sisi luar Danau Toba ke Pulau Samosir yang berada di tengah danau harus menggunakan moda transportasi kapal feri. Danau Toba mempunyai kedalaman sampai 505 meter atau sama dengan 1.666 kaki. Kedalamannya itu membuat danau ini masuk sebagai salah satu danau terdalam di dunia. Danau Toba mempunyai beragam spesies hewan ataupun tumbuhan yang hidup di dalamnya dikarenakan kedalamannya yang berbeda-beda. Ketinggian permukaan danau in, yaitu 903 mpdl.

Letak Astronomi dan Iklim

Secara astronomis, letak Danau Toba berada di Koordinat 2°21’32” – 2°56’28” Lintang Utara dan 98°26’35” – 99°15’40” Bujur Timur. Jika dlihat dari koordinat lintang utara, Danau Toba berada jauh dari garis khatulistiwa sehingga daerah sekitarnya beriklim tropis. Karena beriklim tropis maka hewan dan tumbuhan beragam spesies berkembang baik di daerah danau ini. Karena memiliki tanah vulkanik yang bersifat subur beragam tumbuhan banyak terlihat di daerah danau ini. Di tengah Danau Toba terdapat pulau vulkanik terkenal yang bernama Pulau Samosir.

Penduduk Danau Toba

Penduduk yang tinggal di sekitar Danau Toba merupakan Suku Batak. Suku Batak yang mendiami daerah sekitar Danau Toba adalah Batak Toba dan Batak Simalungun. Saat orang luar menyebut Batak, itu berarti mengacu pada Batak Toba. Mereka tinggal di wilayah sekitar Danau Toba, Dataran Tinggi Toba, Pulau Samosir, Silindung, sekitar Sibolga dan Barus hingga ke wilayah pegunungan Bukit Barisan di antara Pahae dan Habinsaran di Provinsi Sumatera Utara. Kebanyakan orang Batak Toba beragama Protestan dan sebagian lagi beragama Katolik dan Islam. Zaman dahulu penduduk suku ini memeluk kepercayaan animisme yang memuja pelbegu atau roh dari jiwa orang mati. Orang Batak Toba terkenal memiliki bahasa dan pelafalan vokal yang cukup keras, tegas, dan kental. Maka tak heran jika mereka mudah dikenali oleh orang-orang sekitar.

Batak Simalungun merupakan suku Batak yang mendiami daerah Simalungun dan juga daerah Pemantangsiantar. Mereka juga tinggal di daerah Parapat bersema Batak Toba. Orang Batak Simalungun memiliki kemiripan dengan Batak Toba dari segi kepercayaan dan adat. Untuk bahasa, Batak Simalungun dikenal sangat sopan dan lembut.

Pulau di Tengah Danau Toba

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau yang berada di tengah danau terbesar ke lima di dunia tersebut. Selain Samosir, terdapat juga pulau lain, yaitu Pulau Tao, Plau Sibandang, Pulau Tulas, dan Pulau Toping.

Pulau Samosir

Pulau Samosir yang berada di pulau tengah Danau Toba memiliki ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Menurut kabar, dahulunya pulau ini menyatu dengan Pulau Sumatera dan bentuknya seperti sebuah tanjung di Danau Toba. Namun pada masa penjajahan Belanda dibangun kanal sungai yang akhirnya memutuskan dataran Samosir dengan Sumatera dan akhirnya jadilah Pulau Samosir yang terpisah seperti sekarang. Pulau ini dihuni oleh suku Batak yang terdiri dari lima kelompok suku Batak, yaitu Toba Pakpak-Dairi, Simalungun, Angkola-Mandailing, dan Karo.

Pulau Tao

Pulau Malau Nama merupakan nama lain dari Pulau Tao. Ukuran pulai ini kecil dengan panjang hanya sekitar 1 kilometer dan terletak di sebelah Timur pulau Samosir. Dahulu di pulau ini terdapat hotel dan restoran, tapi karena jarang ada kunjungan wisatawan akhirnya hotel tak lagi beroperasi, hanya tinggal restoran saja. Dari pulau ini, para pengunjung bisa menyaksikan pemandangan bukit barisan serta keutuhan pulau Samosir dengan jelas.

Pulau Sibandang

Merupakan pulau terbesar kedua setelah di sekitar Danau Toba, Pulau Sibanding memiliki ketinggian sampai 1173 mdpl. Bibir pantai di pulau ini merupakan hasil bentukan dari batuan yang tersusun secara alami. Pulau Mangga merupakan sebutan lain untuk pulau ini karena pulau ini merupakan penghasil mangga yang manis. Penduduk yang meninggali pulau ini berasal dari marga Siregar, marga Simare-mare, marga Rajagukguk, dan marga Oppusunggu. Penduduk pulau ini juga mencari penghasilan dari ikan pora-pora, ikan Mujair dan ikan lainnya.

Pulau Tulas

Pulau ini disebut-sebut masih perawan terletak tepat di titik koordinat 980 38’ 43” Bujur Timur dan 020 38’ 37” Lintang Utara. Pulau ini  masih belum tersentuh oleh manusia. Keseluruhan pulau ini ditutupi semak belukar dan dihuni beberapa jenis hewan.

Pulau Toping

Terletak diujung Danau Toba, Pulau Tolping berada tepat di Desa Silalahi Kabupaten Dairi. Konon, kedalaman Danau Toba hanya dapat diukur di kawasan Silalahi ini. Ukuran pulau ini sama kecilnya dengan Pulau Sibandang dan dikelilingi bebatuan kecil yang tersusun secara alami.

Pariwisata di Danau Toba

Danau Toba yang merupakan danau terbesar di Indonesia adalah hasil dari letusan gunung berapi super besar sekitar 69.000 hingga 77.000 tahun yang lalu. Di tengah danau terdapat sebuah pulau vulkanik yang bernama Pulau Samosir. Di Pulau Samosir juga memiliki danau, yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang yang menjadi tujuan wisata di pulau tersebut. Selain Danau Toba dan Pulau Samosir, daerah di sekitar danau dan pulau juga memiliki destinasi wisata lain yang menarik, di antaranya Gunung Pusuk Buhit, Bukit Paropo, Holbung Samosir, Bukit Siadtaratas, Negeri Bakkara, Menara Pandang Tele Samosir, Air Terjun Efrata, Air Situmurun, Desa Batak Kuno Huta Siallagan, Pantai Bulbul, Bukit Tarabunga, Pantai Meat, dan masih banyak lagi.

Masyarkat Batak yang tinggal di daerah Toba memiliki beberapa makanan khas, di antaranya Ikan Arsik, Nainura, Mie Gomak, Sambal Tuktuk, Sasagun, Dali ni Horbo, Napinadar, saksang babi panggang, daun ubi tumbuk, dan NaTinombur. Untuk berbelanja di daerah Toba terdapat pasar tradisional yang terkenal, yaitu Pasar Tradisional Balige yang memiliki enam Balerong unik dengan langgam asitek Rumah Batak Toba.

Akses


Jalur Udara

Wisatawan bisa mendarat di Bandara Udara Internasional Kualanamu. Beberapa maskapai penerbangan melayani rute Jakarta-Medan, seperti Garuda, Citilink, Lion Air, Indonesia AirAsia, Jetstar, Sriwijaya air, dan Batik Air.

Bandar Udara Internasional Kualanamu

Jl. Bandara Internasional Kualanamu Medan

Kecamatan beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20553

Contact Center: 1500138

Telepon: +62188880300

Fax: +62617955146

Website: www.kualanamu-airport.co.id

Selain mendarat di Medan, wisatawan bisa langsung Danau Toba dengan mencoba rute penerbangan ke Bandara Silangit. Bandara ini berlokasi di Siborong-borong. Jarak dari Bandara Silangit ke Danau Toba jaraknya sekitar 1 jam. Saat ini Penerbangan Silangit dilayani beberapa maskapai penerbangan, seperti Garuda, Citilink, Batik Air, Sriwijaya, Wings Air dan Air Asia.

Dari Medan, perjanan bisa diteruskan naik pesawat ke Bandara Silangit atau bisa juga dengan menaiki kendaraan lain, contohnya mobil sewaan, bus damri, bus (Sampri, PSN, dan TTI), dan Travel (Paradep Taksi Dan Nice Trans Group

Bandar Udara Internasional Silangit

Jln. Simpang Muara No. 01

Silangit – Siborongborong

Tapanuli Utara, Sumatera Utara 22474

No telepon: 0632-4320152

Transportasi menuju Danau Toba bisa menggunakan bus Sampri, bus Damri, Travel  & Grab.

Jalur Darat

Ada banyak bus yang melayani rute Jakarta-Medan, seperti ALS, Medan Jaya, dan Lorena. Umumnya bus-bus ini mempunyai fasilitas AC-toilet dan AC-non toilet.  Dari Medan bisa diteruskan dengan kendaraan lain, seperti mobil sewaan, bus damri dan travel.

Kereta Api

Untuk saat ini kereta api hanya bisa sampai ke Pematang Siantar, dari Stasiun Medan turun di Stasiun Siantar. Dari sana dilanjutkan dengan baik bus atau taksi. Ke depannya aka nada kereta api dari Medan ke Danau Toba.

Jalur Laut

Kapal laut yang melayani rute Tanjung Priok (Jakarta)-Belawan (Medan) yaitu KM Kelud. Kapal ini berlayar mulai pukul 08.00 WIB dan tiba esok hari pada pukul 20.00 WIB. Ada beberapa tipe kelas yang bisa traveler pilih di KM Kelud, yaitu Kelas 1A, 1B, 2A, 2B dan Ekonomi.

Kapal feri yang menuju ke dan dari Pulau Samosir, yaitu KMP Porapora, KMP Ihan Batak, KMP Sumut 1, KMP Sumut 2, KMP Merah Putih 1, dan KMP Tao Toba I dan KMP Tao Toba II. Selain itu bisa juga menggunakan Speed Boat.

Transportasi


Jenis alat transportasi yang ada di daerah sekitar Danau Toba adalah angkutan pedesaan. Ada juga penyewaan motor dan mobil.

Untuk berjalan-jalan di sekitar Samosir, wisatawan bisa menyewa motor, sepeda atau naik kapal.

Destinasi


Wisata Pantai

Pantai Pangkodia Meat, sebuah pantai lembah yang dikelilingi sawah yang menghampar luas dan indah. Pantai ini berbentuk setengah lingkaran dan memiliki pasir putih. Di sini juga terdapat Camping Ground, warung makanan yang menjual menu ikan mas dan mujahir diolah dengan bermacam menu masakan khas Toba seperti tombur dan arsik.

Pantai Lumban Silintong, berada di Kabupaten Toba, pantai ini letaknya bukan di tepi lau tapi di tepi Danau Toba. Setelah pemerintah berencana membangun Danau Toba, destinasi ini mulai bayak dikunjungi wisatawan. Fenomena unik pantai ini adalah adanya anak-anak pemburu koin. Mereka akan meminta pengunjung untuk melemparkan uang ke danau. Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa mencicipi makanan khas Batak Toba, berupa ikan panggang dan menikmati lagu-lagu Batak di kafe-kafe yang berada di sepanjang Pantai Lumban Silintong. Letaknya yang hanya 10 menit dari pusat kota Balige, pantai ini bisa dicapai dengan naik becak bermotor atau berjalan kaki.

Pantai Ajibata, berada di wilayah terluar Kabupaten Toba Samosir, Ajibata mempunyai sarana dan fasilitas liburan pantai yang cukup lengkap seperti speed boat, sepeda air, sampan/cano, dan lain-lain. Pantai ini terkenal di kalangan para turis lokal menjadikannya pantai yang paling ramai dikunjungi wisatawan di daerah Danau Toba. Pengunjung bisa menikmati sepeda air dan beragam fasilitas lainnya. Arus airnya tidak terlalu deras dan pantai ini juga cukup dangkal. Untuk bersantai, terdapat gazebo yang disewakan. Wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas Batak.

Wisata Bukit

Dolok Tolong, destinasi wisata ini merupakan sebuah bukit yang berada di dekat Danau Toba. Bukit ini memiliki ketinggian yang bervariasi. Lokasinya ada di atas Kota Balige. Dolok Tolong merupakan bukit yang paling tinggi yang ada di Toba Samosir. Bukit ini adalah tempat yang tepat untuk melihat pemandangan utuh kota Balige dan Danau Toba. Untuk sampai di sini bisa dengan naik kendaraan atau juga berjalan kaki, cross country.

Bukit Senyum Mottung, objek wisata ini berada di tepian Danau toba yang terletak di motung tobasa. Sudah lama ini tempat yang sudah lama diketahui dan bahkan di gandrungi masyarakat sekitar. Bukit senyum berada tepat di atas sebuah Desa Horsik yang letaknya di tepian Danau Toba. Bukit ini merupakan salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbenam.

Bukit Siadtaratas, salah satu tempat wisata di daerah Danau Toba yang terkenal karena keindahannya. Bukit ini cukup ekstrem karena jalur setapak untuk dilaluinya cukup kecil. Karenanya harus hati-hati agar tidak terpeleset. Meskipun ekstrem tapi keindahan pemandangannya sangat memukau.

Holbung Samosir, bukit lain yang berada sekitar Danau Toba ini cantik dan cocok untuk jadi tempat berfoto. Warna bukitnya yang hijau menghampar dengan tanaman ilalang merupakan daya tariknya. Bentuk bukit juga akan mengingatkan kita pada Bukit Teletubbies yang terdapat pada serial TV anak-anak.

Bukit Indah Simarjarunjung, bukit ini merupakan salah satu tempat favorit berfoto karena pemandangannya yang instagenik. Terdapat bermacam fasilitas menarik di antaranya ayunan yang ekstrem, papan titian, sarang burung raksasa, dan sebagainya. Semua fasilitas yang tersedia memang ditujukkan untuk pengunjung yang senang berfoto.

Wisata Air Terjun

Air Terjun Situmurun, disebut juga air terjun Binangalom, air terjun ini unik karena airnya mengalir langsung jatuh ke Danau Toba. Meski pengunjung bisa berenang di sini tapi disarankan untuk tidak terlalu dekat ke air terjun karena arusnya cukup deras. Lokasi air terjun ini bisa dicapai dengan menyewa kapal dengan tarif dari Rp500.000 – Rp600.000 per kapal. Selain berenang, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan burung bangau yang mencari ikan di daerah dekat danau. Sore hari adalah waktu yang paling tepat menikmati air terjun ini karena bisa sambil menikmati matahari tenggelam.

Air Terjun Bukit Gibeon, destinasi wisata ini termasuk dalam Pusat Seminari Bukit Gibeon atau PSBG. Tempat ini merupakan sekolah misionaris atau sekolah calon pendeta. Secara keseluruhan, tempat wisata ini dibangun di atas lahan dengan luas sekitar 20 hektar. Wisata ini baru diresmikan pada tanggal 14 Mei 2016, tapi karena cara pengelolaannya yang benar serta desainnya yang unik membuat tempat ini menjadi lokasi wisata ini apik sehingga banyak wisatawan yang berdatangan. Air Terjun Gibeon sendiri adalah air terjun alami yang mengalir jatuh ke ke sebuah kolam penampungan/ kolam renang. Karena merupakan air pegunungan, air kolamnya tidak dicampur kaporit tetapi tetap bersih karena sirkulasi airnya terjaga. Wisatawan yang datang hanya perlu membayar tiket masuk sebesar  Rp10.000 per orang  dan uang parkir sebesar Rp2.000.

Air Terjun Efrata, air terjun yang satu ini merupakan air terjun yang berada di Kabupaten Samosir tidak jauh dari pusat kota. Akses ke sana pun cukup mudah. Air terjun ini masih sangat alami dan airnya cukup segar dan dingin. Di samping itu, air terjun ini mempunyai karakteristik sebagai air terjun yang airnya jatuh melebar.

Air Terjun Sipiso-Piso, tempat wisata ini terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, lokasinya tidak terlalu jauh dari pemukiman Desa Tongging. Air terjun ini sekelilingnya dipagari oleh hutan pinus dengan Ketinggian air terjun ini 800 mdpl. Air Terjun Sipiso-piso yang memiliki ketinggian sekitar 120 meter, menjadi salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Dari ketinggian air terjun ini wisatawan bisa menyaksikan keindahan Danau Toba.

Wisata Museum

Museum Batak, berada di tepi Danau Toba, Museum Batak berlokasi di Komplek TB Silalahi Center, di Kabupaten Toba Samosir. Museum ini memiliki tampilan nuansa etnis tapi tetap futuristik. Koleksi musim ini berupa replika benda-benda peninggalan para nenek moyang dari Suku Batak mulai dari ribuan tahun lalu, seperti alat rumah tangga, perlengkapan kesenian, sistem religi juga kepercayaan, semua dipajang di tempat ini.

Desa Wisata

Desa Adat Ragi Hotang Meat, sebuah desa yang berada di pinggir Danau Toba ini baru saja menjadi desa wisata. Desa ini terkenal dari tahun 90-an sampai saat ini sebagai penghasil ulos terbaik. Tak mengherankan jika 70% perempuan Batak di kampung ini bekerja sebagai penenun ulos atau partonun ulos. Di desa ini juga pengunjung bisa melakukan homestay. Untuk bisa sampai di desa ini, wisatawan disarankan untuk memakai jasa travel karena tak ada angkutan umum.

Tarabunga, sebuah desa yang berada di lereng Dolok Tolong tepat di tepian Danau Toba. Jaraknya  sekitar 2 Km dari Kota Balige. Tarabunga menyajikan alam hijau dengan hutan pinusnya yang menyebar serta udaranya yang sangat sejuk. Tentunya juga pemandangan Danau Toba yang menakjubkan.

Gopgopan, berada di Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, Gopgopan merupakan sebuah desa yang diberkahi dengan alam yang masih asli dan asri yang tak kalah indahnya dari Ubud di Bali. Di sini pengunjung bisa menyaksikan keaslian suasana pedesaan tradisional juga belajar tentang kehidupan pedesaan dan lingkungan setempat.  Desa ini mempunyai industry rumahan berupa pengolahan ikan pora-pora yang dikelola oleh penduduk setempat yang bekerja sama dengan para pengusaha. Pemandangan lain di desa ini adalah pantai pasir putih di tepi Danau Toba. Gopgopan juga memiliki spot untuk para fotografer yang senang memotret satwa liar contohnya elang serta b jeagamnis burung lainnya.

Desa Jangga, desa ini merupakan desa suku Batak tradisional yang terletak di lereng gunung Simanuk-manuk, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Di sini pengunjung bisa bertemu dan mengenal Batak yang asli dengan budaya mereka yang unik yang terus berkembang sampai saat ini. Jarak desa ini dari Danau Toba sekitar 24 km. Wisatawan yang berkunjung bisa melihat para perempuan yang menenun ulos serta jajaran rumah tradisional Batak, sisa-sisa raja Batak, termasuk Raja Tambun dari berabad yang lalu juga atraksi budaya.

Desa Tongging, desa yang dikelilingi perbukitan indah ini merupakan tempat pertemuan antara adat dan budaya Batak Toba dengan Batak Karo. Tongging berada di pinggiran Danau Toba. Kata Togging asalnya dari kata Tonggi yang artinya indah, jernih, lembut, memukau, asri dan damai. Desa kecil ini sudah mendunia berkat udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang indah serta air terjun tertinggi di Indonesia. Keunikan penduduk Tongging adalah adat kebiasaan dan bahasa yang beda dari Batak lain, seperti Batak Toba dan Batak Karo. Desa ini memiliki dau air terjun yang bernama Sipiso-piso dengan tinggi 120 meter sehingga dinobatkan sebagai air terjun tertinggi di Indonesia. Ada juga air terjun air terjun Binanga Sidoppak-Sidopak dengan airnya yang dingin dan jernih.

Tuktuk Siadong, berada di antara Desa Ambarita dan Tomok, Desa Tuktuk Siadong merupakan surga wisata. Tempat ini menjadi tujuan favorit wisatawan domestik dan mancanegara. Wisatawan menganggap desa ini sebagai tempat terbaik untuk melihat keindahan Danau Toba. Di sini terdapat resor yang bagus dengan arsitektur khas Batak. Desa Tuktuk Siadong berada di daerah Tanjung yang berarti wisatawan bisa menikmati bermacam-macam olahraga air seperti berenang, menyelam, berkano, memancing, dan lain-lain.

Wisata Danau

Danau Sidihoni, terletak di Desa Sabungan Nihuta, Kabupaten Samosir. danau ini memiliki bentuk mirip dengan mangkok dengan luas mencapai 5 ha. Air danau ini cukup jernih dan di sini terdapat hamparan padang rumput savana dan perbukitan yang cukup landai.

Danau Aek Natonang, berlokasi di Desa Tanjungan, Pulau Samosir. Luasnya mencapai 105 ha. Jalan  menuju Danau Aek Natonang tidak mulus sehingga akses kurang baik, tapi semuanya akan terbayar dengan keindahan danau tersebut. Danau Aek Natonang merupakan danau yang masih alami karena tidak terdapat sarana permainan air seperti banana boat, speed boat, rafting dan lain-lain. Saat sunset dan sunrise matahari akan terpantulkan di atas air danau.

Wisata Populer Lainnya

Gunung Pusuk Buhit, objek wisata ini sangat menarik karena merupakan gunung berapi di dalam gunung berapi besar. Gunung ini terletak di Pulau Samosir ini adalah kaldera Gunung Toba Purba pada zaman Purba yang menajdi bukti bahwa Danau Toba memang merupakan gunung raksasa yang meletus dan hancur sampai yang tersisa cekungan yang menjadi danau saat ini.

Bakkara, destinasi wisata di Danau Toba lainnya ini terletak di barat daya dari wilayah Danau Toba. Uniknya, objek wisata ini terletak di antara dua bukit. Karena posisinya tersebut, Negeri Bakkara memiliki pemandangan yang sangat cantik.

Sungai Asahan, sungai yang mengalir dari Danau Toba ini berada di Kabupaten Toba Samosir dengan pangjang sekitar 147 km. Menurut survei, spot arus jeram di Sungai Asahan ini menduduki posisi yang terbaik ketiga di dunia. Arusnya yang sangat deras dan tantangannya yang berat membuat sungai ini tempat yang menarik untuk para penyuka arum jeram sejati. Tiap tahunnya, selalu diadakan lomba arung jeram dengan taraf internasional.

Menara Pandang Tele Samosir, menara pandang ini yag cukup terkenal di Danau Toba. Menara Pandang Tele Samosir ini merupakan salah satu spot terbaik untuk melihat dari ketinggian pemandangan Danau Toba dan sekitarnya tanpa harus mendaki bukit.

Taman Eden 100, destinasi wisata ini berlokasi di di Lumban Rang, Kabupaten Toba Samosir. Taman memiliki luas 40 ha ini ditumbuhi banyak tanaman yang disebut Bank Pohon. Penghijauan di sini berguna untuk mensuplai bibit ke daerah Danau Toba. Di sini juga terdapat Tanaman Konservasi Anggrek Endemik Toba atau Toba Orchid Park. Tempat ini menjadi spot untuk pengumpulan, pengidentifikasian, penangkaran juga pelestarian jenis-jenis Anggrek Toba. Taman ini juga mempunyai Air Terjun dua tingkat, yaitu Air Terjun Jantung Rimba serta Goa Kelelawar.

Aktivitas


Mengunjungi Desa Batak Kuno, objek wisata ini ditemukan di desa terdekat Ambarita. Objek wisata ini berupa situs kursi batu untuk pengadilan pada masa lampau yang disebut Batu Parsidangan. Tempat ini digunakan untuk pertemuan raja setempat dan untuk eksekusi warga yang melakukan kesalahan berat. Objek wisata ini tidak terletak di jalan utama, jadi sebaiknya pengunjung menyewa pemandu untuk mengantar ke tujuan.

Mengunjungi Museum Batak, terletak di Tomok, museum ini terletak di sebuah rumah tradisional raja kuno yang mengalami pemugaran dan dijadikan musum Batak. Meskipun ukurannya tidak besar tapi museum ini menyimpan bermacam-macam sejarah budaya Batak. Tiap pukul 10.30 pagi diadakan pertunjukan tarian tradisional di museum ini yang ditunjukkan untuk menyambut para wisatawan yang datang.

Berkendara di Sekitar Pulau Samosir, mengelilingi Pulau Samosir dengan naik sepeda motor sambil melihat kehidupan desa sehari-hari di pulau ini akan sangat menyenangkan. Di sini terdapat gereje-gereja tua, berbagai aktivitas penduduk desa yang menarik dan pemandangan gunung berapi.

Berbelanja Kain Ulos, salah satu tempat yang terkenal untuk berburu ulosa dala di Desa Buhit. Di sini pengunjung bisa melihat para penenun. Jika ingin membeli suvenir di sini pastikan untuk tawar-menawar harga. Wisatawan juga bisa berbelanja ulos di Pasar Balige.

Memancing, beragam ikan dengan bermacam ukuran ada di dalam Danau Toba. Wisatawan bisa mencoba memancing di pagi hari menggunakan umpan sisatelur juga roti dari sarapan. Cobalah minta masyarakat setempat untuk mengantar ke spot memancing yang paling oke.

Menyusuri Danau Sidihoni, terletak di Pulau Samosir, danau ini juga dikenal danau di atas danau karena berada di atas danau Toba. Danau Sidihoni Air sering berubah-ubah sehingga penduduk sekitar sering mengaitkannya dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Untuk menuju ke danau ini sangat sulit. Selain karena jalannya kasar dan mendaki jalan setapak, letaknya juga di atas danau Toba,.

Singgah di Daerah Tuk-Tuk Siadong, desa ini merupakan desa wisata yang indah yang berada Lokasinya di Desa Simanindo, Kabupaten Samosir di sebuah tanjung kecil Pulau Samosir. Di sini wisatawan tak hanya menyaksikan Danau Toba tapi juga melakukan aktivitas olahraga air yang seru, seperti air kano, berenang, waterbikes, jetski, atau memancing.

Menikmati Kebun Bunga Sapo Juma, terletak di Desa Tongging, pengunjung yang datang bisa menikmati bunga-bunga indah di Sapo Juma. Tarif masuk per orang Rp20.000.

Menikmati keindahan Lembah Bakkara, Lembah Bakkara dipisahkan oleh dua sungai besar yang mengalir deras yang bernama Aek Silang dan Aek Sumangira. Aliran kedua sungai ini melalui beberapa desa kemudian bermuara di Danau Toba.

Mengunjungi Air Terjun Sipiso-Piso, tidak jauh dari Desa Tongging ada air terjun yang terletak di perbukitan. Adapun ketinggian sekitar 800 mdpl dan sekitarnya dikelilingi oleh hutan pinus.

Berkeliling Danau Toba dengan Kapal Wisata, menaiki kapal wisata adalah aktivitas seru lainnya di Danau Toba. Kapal wisata ini milik pemerintah Kabupaten Samosir dengan bentuk menyerupai rumah adat Batak. Hampir seluruh strukturnya menggunakan kayu dan kapal ini memiliki ornamen khas.

Belanja


Pasar Tomok, pasar ini berlokasi di Desa Tomok, Kabupaten Samosir dan sudah lama dikenal oleh wisatawan. Di sini banyak ditemukan toko suvenir yang berpusat di sekitar Makam Raja Sidabutar Tomok, Kursi Batu Siallagan, juga sepanjang Jalan Lingkar Tuktuk Siadong. Tempat ini jadi tujuan wisatawan untuk memburu berbagai buah tangan.

Pasar Siallagan, pasar ini letaknya di Pulau Samosir. Wisatawan bisa menemukan jajaran kios yang menjual cinderamata bertuliskan Lake Toba. Dijual juga pakaian, aksesoris serta dekorasi khas Batak.

Pasar Onan Belerong, atau Pasar Tradisional Balige, pasar ini terkenal karena memiliki enam bangunan yang bermotif dan dihiasi lukisan Gorda adat Batak yang disebut Belerong. Di sini wisatawan bisa membeli oleh-oleh khas Danau Toba dan Ulos.

Kuliner


Ikan mas arsik, adalah salah satu makan tradisional khas masyarakat Batak Toba yang berada di wilayah Toba Samosir dan Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Kabarnya hidangan ini sudah ada semenjak dulu dan diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang mereka. Biasanya ikan arsik dihidangkan untuk upacara adat tertentu. Ada tata cara khusus untuk menghidangkan ikan arsik dalam acara adat jadi tidak bisa dilakukan sembarangan. Hidangan ini berbahan dasar ikan, bisa ikan mas, mujahir dan nila. Umumnya ikan yang akan diolah ditangkap langsung dari Danau Toba. Kekhasan masakan ini adalah penggunaan andaliman, yaitu sejenis rempah untuk menghasilkan rasa pedas hangat yang membuat lidah serasa bergetar Bisa dihidangkan dengan berkuah atau agak sedikit kering.

Naniura, Jika bagi orang Jepang ada sashimi, bagi orang Batak ada Naniura. Makanan ini tidak dimasak, digoreng atau direbus. Bahan dasar naniura adalah ikan mas, ikan mujahir, atau ikan nila. Naniura dihidangkan dengan bumbu yang lengkap yang membuat ikan jadi lebih enak dirasa walaupun tanpa dimasak. Umumnya naniura rasanya sedikit lebih asam karena proses pematangan ikannya menggunakan asam. Zaman dulu, Naniura hanya disajikan untuk raja-raja Batak, tapi kini makanan ini bisa dinikmati oleh orang biasa juga bisa ditemui di restoran tertentu.

Natinombur, hidangan khas Batak dibuat dari ikan yang dibakar dan dihidangkan dengan saus kental. Bumbu yang digunakan tak beda jauh dari bumbu yang dipakai untuk ikan arsik, hanya saja ini untuk bumbu bakar. Bahan dasar makanan ini adalah ikan yang dibakar. Umumnya ikan yang digunakan adalah  ikan mujahir atau nila. Konon, natinombur merupakan makanan para nelayan di wilayah Danau Toba yang pergi untuk mencari ikan dengan solu ke danau.

Napinadar, biasanya makanan khas Batak ini dihidangkan saat acara-acara adat Batak. Bahan dasar Napinadar adalah ayam segar yang dibakar kemudian dibumbui juga diberikan campuran darah segar dari ayam itu sendiri. Bumbu khas yang digunakan adalah andaliman, hidangan ini lebih nikmat jika masak agak pedas.

Saksang, masakan khas Batak ini dibuat dari daging babi, daging kerbau, atau daging anjing yang dicincang kemudian dibumbui rempah-rempah. Makanan ini bisa diolah dengan rempah-rempah dan darah (margota) atau tanpa darah hewan yang disembelih (na so margota). Bumbu yang digunakan adalah jeruk purut, ketumbar, daun salam, bawang putih, bawang merah, cabai, serai, merica, jahe, kunyit, lengkuas, dan andaliman.

Babi Panggang, makanan berbahan dasar daging babi ini diberi siraman asam sebelum dilakukan proses pemanggangan. Daging babi panggang ini dihidangkan dengan bumbu darah, yaitu darah babi yang disembelih dicampur dengan bumbu,) yang telah dimasak dengan diberikan tambahan sayur daun ubi dan tulang sup babi.

Daun Ubi, makanan ini merupakan sayur favorit yang sering dijumpai di rumah makan Batak. Daun ini dimasak dengan cara ditumis dengan bumbu sedikit cabai, bawang merah, jahe, kemiri, lengkuas, serai, dan bawang putih dan diberi santan serta ikan teri. Umumnya, daun ubi tumbuk dan dimasak dengan dicampur buah rimbang. Buah rimbang jadi ciri khas untuk daun ubi di wilayah Batak.

Dali Ni Horbo (susu kerbau), makanan ini berupa susu kerbau yang diproses secara tradisional dan banyak dijumpai di daerah Batak. Tak beda dengan susu lainnya, yang mengandung lemak, karbohidrat juga protein, hanya saja susu ini diproses tanpa menggunakan bahan kimia.

Sasagun, makanan ini dibuat dari tepung beras yang digongseng bersama kelapa lalu dicampur gula merah. Untuk memperkaya rasa, sasagun juga biasa ditambah rasa nanas, kacang, durian, atau mengikuti selera. Dulu sasagun akan dibekalkan oleh orang tua pada anak-anaknya yang akan pergi merantau, atau pada mereka yang akan pulang ke perantauan. Makanan ini juga disajikan pada hari Natal dan pergantian tahun di kalangan masyarakat Batak. Rasanya gurih dan manis.

Sambal Tuktuk, makanan khas Provinsi Sumatera Utara berasal dari wilayah Tapanuli. Di tempat asalnya, sambal ini dicampur dengan ikan aso-aso, yaitu sejenis ikan kembung kering, tetapi jika tak ada, ikan bisa diganti dengan ikan teri tawar. Seperti masakan Batak yang lain, masakan ini juga diberi andaliman.

Mie Gomak, masakan khas dari tanah tanah Batak Toba ini cara menghidangkannya cukup unik. Dalam bahasa Indonesia, mie gomak artinya digenggam menggunakan tangan, mie ini digenggam langsung ketika dimasukkan ke dalam wadah. Memudian mie diberi siraman kuah santan yang sudah ditaburi dengan andaliman. Bahan dasarnya adalah mie lidi atau mie besa menurut orang Batak. Mie ini dihidangkan dalam bentuk goreng dan kuah.

Penginapan


Daerah Tuk Tuk, berada di Pulau Samosir tempat ini merupakan salah satu area yang banyak dipilih oleh turis lokal dan mancanegara untuk menginap. Di sini tersedia penginapan murah hingga yang mahal.

Parapat, daerah lain yang juga yang banyak menawarkan tempat penginapan murah dan tak jauh letaknya dari Danau Toba.

Darurat


Polisi

Kantor Polisi Laguboti: (0632) 331020

POLSEK LUMBANJULU: (0632) 41011

Kantor POLISI Parapat: (0625) 42110

POLSEK SILAEN: (0632) 342111

 

Rumah Sakit

RSU HKBP Balige: (0632) 21043

RSUD Parapat: (0625) 41332

Lmbn Bulbul: (0813) 7219-8054

Rumah Parsaktian TD Pardede Balige: (0632) 21639

RSUD Porsea: (0632) 41084

Klinik Santa Elisabeth: (0626) 20268

RSUD Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan: (0626) 20923

RSUD TUAN RONDAHAIM Simalungun: 0622-331170

Untuk melihat paket Danau Toba, klik di sini.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *